SELAMAT DATANG DI PORTAL LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) - UNTUK INDONESIA KAMI ADA
HEADLINES NEWS
Loading...

Showing posts with label Olahraga. Show all posts
Showing posts with label Olahraga. Show all posts

Jalan Sehat Sambil Memungut Sampah, Tahun 2025 Ketapang Bebas Sampah

KETAPANG – Hari peduli sampah yang diperingati setiap tanggal 21 Februari tidak hanya mengingatkan kita tentang bencana lingkungan akibat lonsornya tempat pembuangan akhir sampah di Leuwi Gajah, Cimahi, Jawa Barat, namun peringatan hari peduli sampah nasional juga mendorong kita untuk lebih jauh membangun komitmen, merubah pola pikir, menyempurnakan prilaku sekaligus bekerja cerdas dalam pengelolaan sampah. Bencana yang menewaskan 157 orang pekerja dan pemulung tersebut harus menjadi pelajaran berharga dalam pengelolaan sampah yang baik sehingga tidak terulang lagi bencana kemanusiaan akibat pengelolaan sampah yang tidak sesuai aturan.

Demikian antara lain sambutan tertulis Bupati Ketapang, Martin Rantan, SH, M.Sos, yang disampaikan Sekda H. Farhan, SE, M.Si, dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2019 di Taman Kota Ketapang di Lapangan Tanjungpura, Minggu (10/02/2019) pagi.

Selanjutnya dikatakan Bupati, bahwa kita tidak mungkin meniadakan sampah 100 persen, sebab sampah merupakan bagian dari kehidupan manusia. Berdasarkan standar nasional Indonesia, setiap orang menghasilkan 0,5 kg sampah setiap hari.

“Dengan jumlah penduduk Kabupaten Ketapang sebanyak 509.717 jiwa, maka jumlah sampah yang dihasilkan di Kabupaten Ketapang mencapai 254,8 kg/hari atau 7.645,7 ton/bulan. Sampah sebanyak ini apabila tidak kita kelola dan tangani secara benar dapat menjadi bencana lingkungan di Kabupaten Ketapang”, papar Sekda H.Farhan.

Bupati dalam sambutannya yang disampaikan Sekda H. Farhan, menyatakan, bahwa pada dasarnya sampah dapat dijadikan kawan atau lawan, tergantung dari kita sendiri memperlakukan sampah. “Dapat menjadi kawan apabila dikelola dengan baik, dipilih dari mulai sumbernya menjadi sampah organik dan anorganik. Sampah organik diolah menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik dapat didaur ulang ataupun dijual ke Bank Sampah Pengelolaan seperti ini menghasilkan tambahan penghasilan dan juga mengurangi beban tempat penampungan akhir sampah. Namun apabila sampah hanya dibuang sembarangan atau bahkan dibakar, maka sampah akan menjadi lawan kita karena dapat menjadi sumber penyakit, mencemari udara dan pemicu banjir”, kata Sekda Farhan.

Disampaikan Bupati lebih jauh, bahwa Pemerintah Pusat telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga. Melalui Peraturan Presdien ini seluruh Kabupaten di Indonesia diwajibkan untuk bebas sampah di tahun 2025. Guna mewujudkan bebas sampah tidaklah mudah, perlu komitmen, tanggungjawab dan kerjasama seluruh elemen masyarakat Kabupaten Ketapang.

“Untuk itu melalui Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional ini marilah kita merubah prilaku kita dalam mengelola sampah. Mulai sekarang tidak ada lagi cerita membakar sampah, membuang sampah tidak pada tempatnya. Apalagi membuang sampah ke sungai. Mari kita kurangi menghasilkan sampah, teruama sampah plastik. Saya pengurangan penggunaan plastik, terutama kantong plastik, karena plastik tidak dapat diurai oleh mikroba dan saat ini plastik merupakan sampah paling banyak ditempat pembuangan akhir sampah, di sungai, di laut, di pekarangan belakang rumah, di tepi jalan, di mana mana gampang kita temukan plastik. Timbulnya sampah plastik sebagian besar berasal dari berbagai aktivitas perkantoran, pasar, rumah tangga dan sekolah. Untuk itu perlu upaya serius untuk menekan jumlah sampah plastik langsung dari sumbernya”, kata Farhan.

Selain itu Bupati Ketapang minta, agar kegiatan rapat, pertemuan atau acara lainnya di lingkungan Pemkab Ketapang tidak lagi menggunakan minuman kemasan plastik, gunakan gelas. Apabila terpaksa masih menghasilkan sampah plastik agar dikelola dan disetorkan ke Bank Sampah. “Saya berharap seluruh satuan kerja perangkat daerah agar menjadi nasabah Bank Sampah”, harapnya.

Kemudian kata Bupati, di lingkungan sekolah sebagai salah satu sumber penghasil sampah plastik juga perlu menjadi perhatian, peran aktif seluruh akademika sekolah dalam upaya pengurangan dan mendaur ulang sampah plastik di lingkungan sekolah juga perlu ditingkatkan. Salah satu upaya mengurangi sampah plastik adalah dengan mewajibkan siswa membawa tumbler (tempat minum) dari rumah sehingga siswa tidak membeli minuman kemasan di sekolah.

“Upaya ini diharapkan lingkungan sekolah dapat terbebas dari sampah plastik. Apabila terpaksa masih menghasilkan sampah plastik maka sekolah sekolah juga dapat menjadi Bank Sampah. Kegiatan ini akan mendidik pelajar untuk memiliki perilaku tanggung jawab dalam menjaga lingkunagan”, ucap Bupati melalui Sekda Farhan.

Demikian juga bagi ibu ibu rumah tangga, kata Bupati, setiap belanja ke pasar agar membawa tas belanja dari rumah, jadi tidak setiap membeli barang dimasukkan ke kantong plastik. Sebisa mungkin menghemat penggunaan kantong plastik. Gerakan ini juga perlu didukung oleh pengusaha.

“Bagi pengusaha, seperti minimarket dan supermarket agar membatasi pemakaian kantong plastik bagi konsumen. Bila perlu diterapkan kantong plastik berbayar seperti yang telah diterapkan di daerah lain”, kata Bupati menghibau.

Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah telah mengeluarkan berbagai peraturan perundangan yang mengatur tentang sampah, namun peraturan perundangan terkait tidak akan berguna bila kita semua tidak bergerak untuk megubah perilaku mengelola sampah.

“Pengelolaan sampah yang konprehensif  di Kabupaten Ketapang diharapkan dapat menciptakan Kabupaten Ketapang yang bersih, indah, sehat dan teratur sebagaimana visi misi Bupati dan Wakil Bupati Ketapang, yaitu Kabupaten Ketapang yang maju menuju masyarakat sejahtera, dengan misi meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta meningkatkan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam di Kabupaten Ketapang dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan”, tegas Bupati.

Bupati juga megajak seluruh masyarakat, agar turut mewujudkan Kabupaten Ketapang bersih dari sampah, kita kurangi sampah mulai dari diri kita sendiri, kita bersihkan sampah di sekitar kita dan kita budayakan hidup bersih. Bersama sama kita kampanyekan gerakan bersih sampah “kelola sampah untuk hidup bersih, sehat dan bernilai”.

Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2019 yang dilaksanakan di Kabupaten Ketapang diwarnai dengan agenda jalan sehat sambil memungut sampah, diharapkan Bupati agar menjadi tonggak perubahan demi mewujudkan Kabupaten Ketapang bebas sampah tahun 2025 itu juga diikuti oleh seluruh pejabat negara serta mahasiswa dan pelajar, komunitas peduli lingkungan dan peserta jalan sehat yang ada di Kabupaten Ketapang.***(PK/LKBK65).

Gambar  : Dokumen Humas Sekda Ketapang untuk LKBK65
Penulis   : Fikri
Editor     : Fahrozi
_____________________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

Millenial Road Safety Festival, Bupati : Manusia yang berkualitas tidak hanya dinilai dari tingkat inteligensinya

KETAPANG – Dalam rangka memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat di Kabupaten Ketapang, Pemerintah Daerah terus berupaya untuk melaksanakan kegiatan kegiatan keolahragaan yang diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap semua jenis olahraga, sebagaimana semboyan yang sering kita dengar, bahwa didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat (mensana in corpore sano) serta dapat menumbuhkan manusia yang berkualitas.

Demikian antara lain disampaikan Bupati Ketapang, Martin Rantan, SH, M.Sos, dalam sambutannya pada acara Millenial Road Safety Festival dan Car Free Day yang diselenggarakan Polres Ketapang di halaman depan Kantor Bupati Ketapang, Kalbar, Minggu (03/03/2019) pagi.

Dikatakan Bupati Martin Rantan lebih lanjut, bahwa manusia yang berkualitas tidak hanya dinilai dari tingkat inteligensinya. Tetapi juga kesehatan jasmani dan rohaninya.

“Oleh karenanya pembangunan dibidang olahraga sama pentingnya dengan pembangunan dibidang bidang lainnya”, kata Martin Rantan.

Selanjutnya Bupati Martin Rantan berkata, untuk mencapai kesehatan jasmani dan rohani yang prima antara lain dengan melakukan aktivitas olahraga.

“Karena melalui olahraga kita dapat menjaga kebugaran, meningkatkan emosional skill, melatih sportivitas dan melatih kerjasama dengan orang lain”, ujar Bupati dalam sambutannya.

Disampaikan Bupati Martin, bahwa dirinya sangat mengapresiasi dilaksanakannya kegiatan Car Free Day tersebut, karena kegiatan itu kita dapat berolahraga dan berintraksi dengan sesama. Sehingga dapat menjalin silaturahmi antara kita.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, saya menyampaikan ucapan selamat beraktivitas dan saya berharap, kita bisa menjadikan olahraga sebagai budaya hidup kita agar tubuh kita selalu sehat”, ucap Martin Rantan.

Acara Millenial Road Safety Festival dan Car Free Day yang diikuti ribuan warga masyarakat kota Ketapang itu juga dihadiri sejumlah pejabat yang ada di Kabupaten Ketapang, diantaranya ada Wakil Bupati, Ketua DPRD, Forkopimda, Sekda, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, para Kepala SKPD serta para Pejabat Utama dan anggota Polres Ketapang dan undangan lainnya.***(PK/LKBK65).

Gambar : Dokumen Humas Sekda Ketapang untuk LKBK65.
Editor    : Fahrozi
_____________________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

Sekaligus Coffee Morning Forkopimda, Wabup Resmikan Lapangan Tenis Kartika Kodim 1203 Ketapang

KETAPANG - Wakil Bupati Ketapang, Drs H.Suprapto S menghadiri Coffee Morning dan peresmian Lapangan Tenis Kartika, Jum'at (22 Februari 2019) pukul 07.00 WIB di lapangan Tenis Kartika Kodim 1203 Ketapang.

Coffee Morning tersebut dihadiri Forkopimda Ketapang, diantaranya Wakil Bupati, Kejari Ketapang, Ketua PN Ketapang, Wakil Ketua DPRD Ketapang Junaidi SP, M.Si, perwira mewakili Kapolres dan Kepala OPD Ketapang disambut langsung oleh Komandan Kodim 1203 Ketapang, Letkol (Kav) Jami'an.

Wakil Bupati Ketapang, Drs H.Suprapto S, atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang menyampaikan penghargaan dan apresiasi serta mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Kodim 1203/Ketapang atas prosesi peresmian lapangan tenis Kartika yang baru.

Ucapan terima kasih dirangkai dengan harapan, bahwa keberadaan lapangan tenis yang baru memberikan nuansa dan semangat kepada para pecinta olah raga khususnya olahraga tenis. Wakil BUpati Ketapang berharap lapangan yang ada di Kabupaten Ketapang ke depan mampu untuk meningkatkan potensi prestasi keolahragaannya.

Dijelaskan Wakil Bupati Ketapang, bahwa berdasarkan data yang ada pada Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ketapang diketahui sarana dan prasarana lapangan tenis yang ada di Kabupaten Ketapang masih dalam jumlah yang relatif sedikit. Sedangkan prestasi yang diperoleh dalam setiap event-event pertandingan tenis lapangan yang diadakan baik pada tingkat daerah, maupun tingkat provinsi cukup menggembirakan.

"Walaupun pada tingkat nasional (PON) hanya sampai pada babak penyisihan saja, dan ini menjadi catatan bahkan kontingen tenis lapangan Kabupaten Ketapang untuk Kalimantan Barat cukup disegani," tegas wakil Bupati Ketapang, Drs H.Suprapto S.

Ia menerangkan pada tahun 2018, kontingen olahraga Kabupaten Ketapang ikut serta dalam pesta olahraga terbesar se-provinsi Kalimantan Barat, yaitu pekan olahraga provinsi (porprov). Kontingen atlet olah raga Kabupaten Ketapang mengikuti 32 cabang olahraga yang dipertandingkan, dengan perolehan medali sebanyak 140 medali, yang terdiri dari 41 medali emas, 37 medali perak dan 62 medali perunggu, untuk cabang olahraga tenis lapangan kontingen atlet olahraga Kabupaten Ketapang memperoleh 2 medali emas dari 6 medali emas yang diperebutkan dan 1 medali perak.

"Kita patut berbangga hati, bahwa dengan terbangunnya Lapangan Tenis Kartika Kodim 1203/Ketapang yang sebentar lagi akan kita laksanakan, saya berharap dengan manajemen yang bagus atas pemanfaatan fasilitas lapangan tenis ini akan memberikan kontribusi dalam peningkatan dan pencapaian prestasi atlit cabang olahraga Tenis Lapangan di Kabupaten Ketapan," ucap sosok yang pernah menjabat Kepala Inspektorat Kabupaten Ketapang ini.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Ketapang berpesan kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ketapang beserta jajarannya, agar dapat berperan aktif serta cepat dan tanggap dalam melakukan pembinaan manajemen organisasi keolahragaan guna menggali potensi prestasi olahraga khususnya olahraga lainnya yang ada di Kabupaten Ketapang, yaitu dengan melakukan kerjasama peningkatan olahragawan berbakat dan berprestasi dengan lembaga atau instansi lainnya.***(PK/LKBK65).

Gambar : Dokumen Humas Sekda Ketapang untuk LKBK65.
Editor    : Fahrozi
_____________________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

WHW Turut Kembangkan Olahraga Futsal Nasional

PONTIANAK - Sebagai bentuk kepedulian perusahaan yang ada di Kalimantan Barat, terhadap dunia olahraga, PT WHW memberikan bantuan dana sebesar Rp100 juta rupiah kepada tim futsal Kancil BBK Pontianak, yang akan mengikuti kompetisi Liga Futsal Pro musim 2019.

Bantuan ini diserahkan langsung oleh pihak PT WHW yang diwakilli oleh Stevi Thomas selaku Direktur External Relations PT WHW kepada manajer Kancil BBK Pontianak, Haryadi Zuhriansyah, saat launching Skuad tim Futsal Kancil BBK, di Cafe Whats Up Pontianak, Kamis malam (13/12/2018).

Menurutnya Stevi bantuan ini jangan dipandang angkanya, namun bagaimana sebuah perusahaan di Kalimantan Barat, memberikan sumbangsih kepada dunia olahraga di Kalimantan Barat.

"Kita tertarik dengan Kancil BBK Pontianak, lantaran semangat juang yang tinggi, yang dibuktikan oleh seluruh pemain," tuturnya.

Untuk itu, dirinya berharap, agar seluruh perusahaan di Kalimantan Barat memberikan dukungan penuh terhadap dunia olahraga.
Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengaku bangga, dengan prestasi yang telah diraih oleh tim futsal Kancil BBK Pontianak.

"Selama 4 tahun berturut - turut mengikuti Liga Futsal Pro, Kancil BBK menunjukan performa yang baik, saat bertanding di tingkat nasianal," katanya.

Sementara Manajer Kancil BBK Pontianak, Haryadi Zuhriansyah sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu tim nya, untuj mengikuti Liga Futsal Pro selama 4 tahun berturut turut.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada PT WHW yang sudah membantu Kancil BBK di musim in.***(ADV/LKBK65).

Gambar : Direktur External Relations PT WHW Stevi Thomas memberikan bantuan dana kepada tim futsal Kancil BBK Pontianak diwakili oleh Manajer Kancil BBK,  Haryadi saat launching Skuad Tim Futsal Kancil BBK di Cafe Whats Up Pontianak,  Kalbar,  Kamis (13/12/2018) malam.***(Ist).
Editor     : Fahrozi
_____________________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

54 Tim Ikut Ramaikan Kejuaraan Beregu Tenis Meja Piala Bupati Ketapang

KETAPANG - Sebanyak 49 Tim Putra dan 5 Tim Putri ikut meramaikan Kejuaraan Beregu Tenis Meja antar OPD se Kabupaten Ketapang, dalam rangka menjalin silaturahmi sesama PNS dan Non PNS, juga memeriahkan HUT KOPRI ke 47 tahun 2018.
    
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Bupati Martin Rantan SH.M.Sos itu dihadiri juga Wabup Drs H Suprapto, S, Sekda Farhan SE MSi, Kapolres Ketapang AKBP Yuri Nurhidayat,S,Ik, Ketua KONI Padli Atiep, Pengcab PTMSI Ketapang, Kepala SOPD, serta ratusan ASN yang mengikuti kejuaraan Tenis Meja Beregu antar OPD se Kabupaten Ketapang. Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari tersebut, berlangsung di Gedung Pancasila Ketapang, Jalan Sendral Sudirman Ketapang, Jumat (30/1/20181).
    
Ketua Panitia Drs Sugiarto M.Ap dalam laporannya mengungkapkan, bahwa Kejuaraan Tenis Meja Beregu antar OPD se Kabupaten Ketapang tahun 2018 memperebutkan Piala Bergilir Bupati Ketapang, dengan rincian, Juara I mendapatkan piala bergilir Bupati Ketapang, medali dan uang tunai sebesar Rp. 2.500.000,-. Juara II medali dan uang tunai sebesar Rp.1.500.000,- Juara ke III medali dan uang pembinaan sebesar Rp. 1.000.000,- dan  Juara Harapan medali dan uang pembinaan Rp. 500.000,-.

Kejuaraan Tenis Meja Beregu antar OPD se Kabupaten Ketapang tersebut dalam rangka mempererat silaturahmi antara PNS dan Non PNS dilingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang, sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun Korpri ke 47 tahun 2018.

Adapun peserta yang ikut meramaikan kejuaraan tenis meja piala Bupati tahun 2018, sebanyak 49 tim putra dan 5 regu putri yang berasal dari 23 OPD yng berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang.

Sekda Farhan,SE,M.Si mengatakan, bahwa sebagai anggota Korpri kita berbahagia karena pada hari ini kita merayakan ulang tahun Korpri ke 47 tahun, ke depan pertandingan pertandingan seperti ini akan terus dilaksanakan dengan harapan para peserta sekalian selalu menjunjung sportifitas serta dalam bertanding dengan suasana kegembiaraan.

“Dalam pertandingan ini momen kita semua untuk bersilaturrahmi, karena kita bisa bergabung antara pimpinan dengan staf, karena kegiatan ini lebih diutamakan ajang silaturahmi dan lebih kepada keceriaan kita, kesukaan kita, kebanggaan kita, karena kita dapat berkumpul bersama sama dalam pertandigan ini”,kata Sekda Farhan.

Bupati Martin Rantan SH M Sos menyambut baik dan mendukung setiap upaya yang dilakukan guna meningkatkan kesehatan, kebugaran dan keharmonisan antar organisasi perangkat daerah di Lingkungan Pemkab Ketapang.

Kepada peserta yang mengikuti pertandingan Bupati berharap jangan melihat dari besaran hadiah yang disediakan Panitia, tetapi ini merupakan upaya kita untuk membangkitkan rasa persaudaraan yang tinggi dilingkungan Organisasi Perangkat Daerah.

Bupati menilai kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang sangat postif, karena sebagai sarana para PNS dan Non PNS melepaskan kepenatan kerja dan sebagai wadah silaturahmi dan memupuk rasa kebersamaan antar OPD.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada KONI Kabupaten Ketapang yang sudah memperbaiki peringkat perolehan medali kontingen Kabuapten Ketapang pada Porprov ke 12 di Pontianak kemarin.

"Ketapang dulunya peringkat ke 11, tahun ini naik menjadi peringkat ke 4 dan mudah mudahan di Proprov tahun mendatang semakin meningkat“, kata Bupati.

Naiknya peringkat perolehan medali Kabupaten Ketapang menurut Bupati, merupakan prestasi yang luar biasa dan menunjukkan kemajuan olahraga di Kabupaten Ketapang.

Melalui olahraga Bupati berharap kepada seluruh PNS di Kabupaten Ketapang dapat memacu semangat pengabdian kepada negara dan masyarakat serta kesetiaan dan dedikasi yang tinggi pada tugas yang merupakan hakikat utama sebagai aparat organisasi perangkat daerah Ketapang.***(PK/LKBK65).

Gambar  : Dokumen Humas Sekda Ketapang untuk LKBK65
Editor     : Fahrozi
_____________________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”


Memperebutkan Piala Bergilir Bupati Ketapang Akan Digelar Kejuaran Tenis Meja Antar OPD

KETAPANG – Dalam rangka mempererat hubungan silaturrahmi antar PNS dan Non PNS dilingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang, Kalbar, Panitia menggelar Kejuaraan Tenis Meja Beregu antar OPD se Kabupaten Ketapang memperebutkan Piala Bergilir Bupati Ketapang, “kami sudah mengirimkan surat kepada seluruh OPD untuk ikut berpartisipasi dalam kejuaraan tersebut”, kata Drs Sugiarto M.AP selaku Ketua Panitia didampingi Sekretaris Panitia Sy Mahadi, S.AP ME, Selasa, (27/11/2018).

Adapun syarat pemain yang boleh ikut berpastisipasi dalam kejuaraan Piala Bergilir Bupati Ketapang, dijelaskan Sugiarto adalah PNS dan Non PNS yang berkerja di Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Ketapang. “Karena ini sifatnya intern jadi OPD tidak diperkenan mengikut sertakan pemain dari luar OPD tersebut”, terang Sugiarto yang juga Kabag Umum  Setda Ketapang.

Untuk hal hal yang menyangkut tata tertib permainan menurut Sugiarto akan dijelaskan dalam technical metting yang akan dilangsungkan pada Kamis, (29/11/2018) bertempat di Gedung Pancasila Ketapang, sedangkan pelaksanaan pertandingan pada hari Jumat tanggal, 30 Nopember sampai dengan 2 Desember 2018, bertempat di Gedung Pancasila Jalan  S. Parman Ketapang yang akan dibuka secara resmi oleh Bupati Martin Rantan.

Kejuaraan Tenis Meja Beregu antar OPD se Kabupaten Ketapang, tahun 2018 ini memperebutkan Piala Bergilir Bupati Ketapang, beserta uang pembinaan, untuk  Juara I Piala dan uang Rp, 2. 500.000,-. Juara II medali dan uang tunai Rp, 1. 500.000,-. Juara III medali dan uang tunai sebesar Rp, 1.000,000,- dan Juara IV medali dan uang tunai Rp 500.000,-.***(PK/LKBK65).

Gambar   : Dokumen Humas Sekda Ketapang
Editor      : Fahrozi
______________________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

Bupati Martin Rantan Buka Lomba Menyumpit Piala Dandim 1203 Ketapang

KETAPANG - Pertandingan olahraga tradisonal daerah menyumpit dalam memperebutkan Piala Dandim 1203 Ketapang, DI arena Pentas Seni Budaya Dayak dan Pameran ke VI Dewan Adat Dayak Ketapang, resmi dibuka oleh Bupati Martin Rantan, SH, M.Sos, yang didahului dengan demonstrasi menyumpit.

Perlombaan menyumpit yang diikuti para pemuda dari utusan DAD 20 Kecamatan, Sanggar dan Anggota Kodim 1203 Ketapang, berlangsung Minggu pagi, (25/11/2018) di arena Pentas Seni dan Budaya Kompleks Pendopo Bupati Ketapang.
   
Menurut Bupati menyumpit adalah warisan tradisi masyarakat Dayak sejak zaman dahulu, yang mana menyumpit dulunya dipergunakan untuk berburu binatang buruan, selain itu juga sumpit dipakai masyarakat Dayak untuk mempertahankan hidup, baik berburu untuk memenuhi kebutuhan hidup, maupun untuk berperang.

Dalam kejuaraan Menyumpit Piala Dandim 1203 Ketapang tahun ini diharapkan Bupati Martin Rantan dapat menjadi ajang melestarikan sumpit kepada generasi muda Dayak, yang dewasa ini dikhawatirkan terkikis dari peradaban oleh perkembangan tehnologi dan perubahan zaman.***(PK/LKBK65).

Gambar  : Dokumen Humas Sekda Ketapang untuk LKBK65
Editor     : Fahrozi
______________________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

Dharma Wanita Persatuan Ketapang Gelar Senam Massal

KETAPANG - Rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun Darma Wanita Persatuan Kabupaten Ketapang, Kalbar, menggelar beberapa kegiatan sosial, olahraga, diantaranya panitia menggelar senam massal di Halaman Kantor Bupati Ketapang, Minggu (25/11/2018) pagi.

Ratusan peserta yang kebanyakan isteri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut, selain mengikuti senam massal, bagi yang beruntung mendapat hadian menarik dari panitia HUT Dharma Wanita Persataun Kabupaten Ketapang.

Bupati Martin Rantan SH M Sos dalam sambutannya yang disampaikan Stap Ahli Bidang Hukum dan Politik Drs Fadlin menjelaskan, bahwa pelaksanaan senam massal beserta keluarga besar Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ketapang merupakan salah satu rangkaian acara yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke 19 Dharma Wanita Persatuan Tahun 2018.

Peran dan tanggungjawab yang harus diemban DWP Kabupaten Ketapang menurut Gusti Fadlin sesuai dengan tugas dan fungsi ikut berprestasi meningkatkan kesadaran serta motivasi seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan agar memperhatikan pola hidup sehat, salah satunya melalui kegiatan olahraga.

“Kita perlu meningkatkan dan menanamkan pola hidup sehat, hal ini disebabkan adanya kesibukan pekerjaan dan aktifitas yang tinggi dalam kehidupan sehari hari membuat kita sering melupakan istirahat apa lagi meluangkan waktu untuk berolahraga”, kata Staf Ahli Bupati, Fadlin.

Selain itu hal yang tidak kalah pentingya dengan adanya kegiatan ini diharapkannya dapat mempererat tali silturahmi antara sesama anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ketapang. Ia juga menghimbau agar organisasi Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ketapang terus menggalakkan dan memfasilitasi anggotanya untuk berolahraga secara rutin dan membudayakan kegiatan di lingkungan masing masing.

“Perlu di ketahui mencegah lebih baik dari pada megobati seperti melalui aktifitas olahraga yang ternyata memberikan banyak manfa’at“, kata Fadlin mengingatkan.

Dia menambahkan kegiatan senam pagi ini dapat membuat kebugaran fisik dan kesehatan pikiran serta membangun rasa kebersamaan diantara sesama Aparatur Sipil Negara dan keluargnya hingga dapat meningkatkan serta mendukung aktifitas sehari hari.***(PK/LKBK65).

Gambar  : Dokumen Humas Sekda Ketapang untuk LKBK65
Editor     : Fahrozi
______________________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

 
WARTAWAN LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN65 (LKBK65) DALAM MELAKSANAKAN TUGAS JURNALISTIK DILENGKAPI DENGAN KARTU PERS RESMI DAN NAMANYA TERDAFTAR DIBOX REDAKSI