KETAPANG – Dinas
Pemuda dan Olah Raga bersama Asosiasi PSSI Cabang Ketapang, Kalbar, kembali
menggulirkan pertandingan sepak bola Piala Bupati Tahun 2018, tournamen
tersebut diramaikan sebanyak 40 tim peserta dari 20 Kecamatan dan club club
sepak bola anggota tetap asosiasi PSSI Cabang Ketapang.
Ketua Panitia pertandingan
Piala Bupati tahun 2018, Sahad Sirait mengungkapkan sudah beberapa waktu yang
lalu Panitia bersama Asosiasi PSSI Cabang Ketapang membahas berkenaan kesiapan
tournamen, mulai dari lapangan tecnicalmeeting yang dilaksanakan pada tanggal
20 Juli 2018 yang diikuti 40 peserta.
Dia menjelaskan bahwa kejuaraan
Piala Bupati Ketapang tahun 2018 ini mulai dilaksanakan pada hari Selasa, 23
Juli sampai dengan 14 Agustus 2018, yang diikuti 40 tim peserta, terdiri dari
20 tim perwakilan dari kecamatan, 8 tim rangking dari PSSI Ketapang, dan 12 Tim
hasil seleksi Panitia yang selalu mengikuti Piala Bupati.
Bupati Martin Rantan SH dalam
sambutannya mengharapkan para pemain yang mengikuti pertandingan dalam piala
Bupati tahun 2018 ini menjunjung tinggi sportifitas dalam bermain.
“Sportifitas bukan hanya jujur
pada diri sendiri melainkan harus dapat mengakui keunggulan lawan dengan besar
hati “ kata Bupati Martin ketika membuka Kejuaraan Bupati tahun 2018 di Stadion
Tentemak Ketapang, Senin (23/07/2018) sore.
Tak hanya itu, para pemain
diminta untuk mengikuti aturan permainan dengan sebaik baiknya dan mematuhi
keputusan wasit dengan lapang dada.
Menurutnya kejuaraan Piala
Bupati Ketapang tahun 2018 ini memiliki nilai sangat penting serta
merupakan kepedulian pemerintah daerah terhadap olah raga.
Karena hal ini merupakan salah
satu indikator berjalannya program kerja dari sebuah lembaga atau organisasi
dan dapat dijadikan sarana konsolidasi organiassi dan manajemen pembinaan
prestasi. momen tersebut di harapkan Bupati merupakan awal kebangkitan
persepakbolaan yang ada di Ketapang untuk lebih baik.
“Saya harapkan sepak bola kita adalah sepak bola yang
berorientasi pada prestasi juga dapat dijadikan hiburan masyarakat “,ucap
Martin Rantan.
Kerana menurut Bupati sepak
bola bukan hanya soal bagaimana menggiring bola sampai memasukan ke gawang atau
menjadi juara, tetapi banyak hal yang lebih istimewa dibalik itu ada cinta,
kekeluargaan, kekompakan, pengorbanan dan banyak hal lainnya.
“Kabupaten Ketapang dalam
persepakbolaan pernah disegani namun beberapa tahun terakhir ini sepak bola
Ketapang minim prestasi “,terang Bupati lagi.
Untuk itu dirinya meminta
kepada asosiasi PSSI Cabang Ketapang agar melakukan evaluasi serta mencari
solusi agar tim sepak bola dapat berprestasi baik di tingkat kabupaten maupun
nasional, mengingat pelaksanaan pekan olah raga provinsi tahun 2018 sudah
didepan mata.***(PK/LKBK65).
Penulis : Adi
Alwi, Humas Sekda Ketapang
Editor : M.Fahrozi
Gambar : Dokumen Humas Sekda Ketapang untuk
LKBK65
_________
“MENGUTIP SEBAGIAN
ATAU SELURUH ISI PORTAL INI
HARUS MENDAPAT IZIN
TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
__________










Post a Comment