JAKARTA – Peristiwa Natal adalah peristiwa kelahiran Yesus
Kristus yang datang ke dunia untuk membawa perdamaian dan keselamatan kepada
umat manusia. Demikian dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi
Tjahjanto, S.I.P. dihadapan 3000 prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) TNI
umat Kristiani pada Perayaan Natal Bersama Keluarga Besar TNI se-Gartap
1/Jakarta Tahun 2017, bertempat di GOR Ahmad Yani Mabes TNI,
Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (12/1/2018).
“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini,
sehingga ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang
percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal,” ucap
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengutip Alkitab Injil Yohanes 3:16.
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menegaskan
bahwa TNI sebagai garda terdepan ikut berpartisipasi membangun kebersamaan
dengan semua lapisan masyarakat, karena bersama rakyat TNI kuat, hebat,
profesional dan modern. “Kiranya tepatlah kalau Natal tahun ini mengambil
tema Dengan Semangat Natal 2017
Kita Tingkatkan Kualitas Iman Prajurit dan ASN TNI Guna Mewujudkan TNI Yang
Profesional dan Dicintai Rakyat,” ujarnya.
Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa bangsa
Indonesia adalah bangsa besar yang majemuk dan tentunya sarat dengan perbedaan.
“Kepada segenap umat Kristiani Keluarga Besar TNI, untuk semakin bijak, terus
memelihara dan memperkuat harmoni, kerukunan dan toleransi dalam kehidupan
bersama sebagai bangsa,” ucapnya.
“Semuanya itu dapat terwujud jika kita ikut menjadi
bagian dan berkontribusi dengan ketulusan hati untuk selalu berusaha
menyelamatkan kehidupan masyarakat dengan menjaga kedaulatan NKRI yang kita
cintai bersama,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal
TNI Hadi Tjahjanto mengingatkan bahwa seiring terjadinya globalisasi,
modernisasi, liberalisasi kehidupan manusia sejagad, muncul berbagai dampak
negatif terhadap kehidupan masyarakat di Indonesia. “Salah satu dampaknya,
dewasa ini bangsa Indonesia masih banyak menghadapi permasalahan, bahkan
ancaman serius baik yang datang dari luar maupun dari dalam negeri, antara lain
munculnya Tatanan Dunia Baru, Cyber Warfare, Proxy War dalam Bentuk
Kejahatan Terorisme, Radikalisme, dan Narkoba, serta yang tidak kalah
mengkhawatirkan adalah selebaran media sosial yang mampu membuat instabilitas,
keresahan masyarakat dan bahkan mobilisasi massa atau konflik, meski mayoritas
infonya berasal dari sumber yang kurang jelas atau hoax,” jelasnya.
“Kita harus
menyelamatkan bangsa kita, generasi muda kita, dan masa depan kita. Oleh karena
itu, seraya kita terus melakukan penegakan hukum terhadap kejahatan itu, saya
juga sungguh berharap kepada para pemimpin, tokoh, pemuka agama dan umat
Kristiani senantiasa ikut berdiri di depan untuk menyelamatkan bangsa dan masa
depan kita semua. Ini adalah misi besar dan mulia, sama besar dan mulianya
dengan misi TNI dalam melindungi segenap tumpah darah Indonesia,” harapnya.
Dihadapan awak media,
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa yang paling penting
adalah sebentar lagi akan menghadapi tahun politik yaitu Pilkada tahun 2018 dan
Pemilu Presiden tahun 2019. “Semua unsur TNI mendukung netralitas dan
menciptakan keamanan di seluruh wilayah, sehingga apa yang menjadi pesan dari
kegiatan Natal ini benar-benar tercapai,” katanya.
“Kita menginginkan
damai Natal terus bisa ada di hati kita masing-masing, damai di bumi damai di
hati, semuanya bisa melaksanakan kegiatan dan mengimplementasikannya dalam
kegiatan-kegiatan sebagai prajurit TNI,” tutup Panglima TNI.
Pada kesempatan
tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyerahkan 200 Bingkisan
Natal kepada anak-anak yatim. Ibadah dan Perayaan Natal TNI 2017
dimeriahkan pula oleh penyanyi, paduan suara dan grup band dari
satuan-satuan TNI.
Dalam rangkaian Perayaan Natal Bersama Keluarga Besar
TNI se-Gartap 1/Jakarta Tahun 2017, Panitia Natal TNI telah memberikan
bantuan dana dan material pembangunan Gereja Genesareth di Kupang-NTT,
melaksanakan Bakti Sosial ke Panti Asuhan Bersinar Ciracas, Yayasan Sinar
Pelangi Pondok Gede, Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulya Cipayung dan
melaksanakan Donor Darah bagi Prajurit dan ASN di Satkes Denma Mabes TNI dengan
mendapatkan 150 kantong darah yang akan disumbangkan kepada PMI.***(SP/LKBK65).
Gambar : Documen Puspen TNI untuk LKBK65
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
_______

Post a Comment