SELAMAT DATANG DI PORTAL LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) - UNTUK INDONESIA KAMI ADA
Home » , , » Mapala Berayo Mengelitar Rimbak Borneo Lakukan Gerakan Penghijauan di Belaban Tujuh

Mapala Berayo Mengelitar Rimbak Borneo Lakukan Gerakan Penghijauan di Belaban Tujuh

Written By lkbk on Tuesday, January 9, 2018 | 8:12 AM

KETAPANGAgenda diawal tahun 2018 kali ini Mapala BMRB (Berayo Mengelitar Rimbak Borneo) Politeknik Ketapang, Kalimantan Barat, melakukan kegiatan dari tanggal 4 – 7  Januari 2018 dengan tema “Sosialiasi,Penghijauan, Ekspedisi Bukit Belaban”.

Mapala BMRM (Berayo Mengelitar Rimbak Borneo) melakukan penanaman pohon di Desa Belaban Tujuh bersama penduduk Desa Belaban Tujuh Kecamatan Tumbang Titi yang mana penduduk desa sangat antusias dengan kegiatan penghijauan tersebut.

“Kami sangat bangga dengan kunjungan para mahasiswa di desa kami ini, kurang lebih 20 tahun desa ini berdiri baru kali ini lah desa kami dikunjungi mahasiswa dengan tujuan penghijauan dan sosialisasi yang sangat berguna sekali bagi desa kami ini”, kata Awaldi, Kades Belaban Tujuh dalam sambutannya pada upacara penyerahan bibit pohon kepada Kades secara simbolis dari pihak Mapala BMRB yang diwakili oleh WaDir 3 (Wakil Direktur Bidang Ke-Mahasiswaan) Politeknik Negeri Ketapang Martanto ST.,MT. dan juga penyematan slayer kehormatan Mapala, Senin (8/01/2018).

Selanjutnya pada malam harinya Mapala BMRB menggelar sosialisasi tentang pentingnya menjaga alam untuk senantiasa tetap hijau dan menjaga hutan yang sebagai paru-paru dunia, bersama masyarakat serta Karang Taruna Desa Belaban Tujuh.

“Setelah kita tanam pohon ini, kita juga akan melakukan pemantaun selama tiga bulan sekali, untuk kita pastikan apakah pohon ini tetap hidup atau tidak,”kata Yogi Firnanda alias Anis, selaku ketua pelaksana kegiatan ini.

Menurut Yogi, jenis pohon yang mereka tanam diantaranya trembesi, pohon besar (local) serta sejumlah pohon berbuah lainnya. Bibit bibit itu didapat dari Yayasan Gunung Palung dan KPH (Kesatuan Pengelolaan Hutan) Kabupaten Ketapang.

“Selama ini banyak masyarakat awam yang tidak paham akan pentingnya menjaga lingkungan, disana kita akan coba memberikan pemahaman pada mereka terkait dengan pentingnya tumbuhan bagi kehidupan dan lingkungan” tambah Yogi dengan senyum manis.

Sementara itu pada bagian lain, Awaldi yang merupakan Kepala Desa Belaban Tujuh berharap, agar desa yang dia pimpin menjadi Desa Binaan MAPALA BMRB Politeknik Ketapang.

“Jangan cuma berakhir disini saja hubungan antara Mapala dan desa, semoga berlanjut kejenjang lebih luas seperti perkembangan teknologi dan kemajuan zaman”, tambahnya.***(Halim Anwar/LKBK65).

Gambar : Documen Mapala BMRB untuk LKBK65
_______

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
______
Share this post :

Post a Comment