KAPUAS HULU – Warga Kalimantan Barat belum lama
ini dihebohkan dengan adanya pengibaran bendera Sarawak, Malaysia, diatas api
unggun yang berada di Dusun Keram, Desa Benua Martinus, Kecamatan Embaloh Hulu,
Kabupaten Kapuas Hulu.
Terkait dengan
kejadian tersebut, Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Imam Riyadi,SIK, MH dan Dandim
1206/Psb, Letkol (Inf) M.Ibnu Subroto, S.AP, turun langsung menuju TKP (tempat
kejadian perkara), Sabtu (30/12/2017).
Menurut
Kabag Ops Polres Kapuas Hulu, Kompol Joko Sarwono, kepada media ini, Sabtu
(30/12/2017) malam, bahwa sekitar pukul 17.20 wib tim tiba di TKP, Kapolsek
beserta anggota Polsek Embaloh Hulu sudah berada di TKP.
“Bendera itupun
sudah diturunkan dan diamankan oleh Kapolsek, kemudian Pak Kapolres dan Pak Dandim
menemui warga, setelah diberi penjelasan warga meminta maaf karena tidak
mengerti”, terang Joko.
Dikatakan
Joko, bahwa bendera tersebut berukuran panjang sekitar 2 meter dan lebar 1 meter
dengan kombinasi warna kuning, hitam, merah dan kuning serta terdapat lambang
matahari warna kuning di tengah2 nya.
Lebih lanjut
Joko Sarwono menjelaskan, didapat informasi dilokasi bahwa bendera tersebut
dari seorang nenek yang bernama Monika Kulam (60), dan bendera itu dipasang kemaren
sore, Jum.at, tanggal 29 Desember 2017 oleh warga saat kurve membuat api
unggun untuk perayaan tahun baru 2018.
“Karena kain
bendera itu bagus, dan tidak tahu kalo itu merupakan bendera salah satu negara,
dan juga barang tersebut didapat dari lelong yang rencana mau di buat sarung
bantal oleh Nenek Monika”, pungkas Joko Sarwono.****(Halim Anwar/LKBK65).
Gambar : Documen Polres
Kabupaten Kapuas Hulu untuk LKBK65
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA
DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
______



Post a Comment