SELAMAT DATANG DI PORTAL LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) - UNTUK INDONESIA KAMI ADA
Home » , , , » LSM Gasak : Proyek BanPem di Desa Sei Jawi Ketapang Milyaran Rupiah, Diduga Ada Persekongkolan

LSM Gasak : Proyek BanPem di Desa Sei Jawi Ketapang Milyaran Rupiah, Diduga Ada Persekongkolan

Written By lkbk on Tuesday, October 17, 2017 | 8:39 PM

KETAPANG – Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan telah membuat strategi dalam rangka antisipasi terjadinya keadaan "Rawan Pangan" dimasa yang akan datang.

Atas dasar strategi itu, maka muncullah Proyek BanPem (Bantuan Pemerintah), dan khusus untuk Kalimantan Barat namanya Budidaya Padi Teknologi Hazton.

“Proyek ini salah satunya ada di Desa Sei Jawi, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, para Gapoktan itu mendapat Bantuan Pemerintah senilai Rp.1,1 Milyar untuk 2 (dua) Gapoktan”, terang Sekjend LSM Gasak Ketapang, Drs.Hikmat Siregar, kepada media ini, Selasa (17/10/2017) siang.

Dijelaskan Hikmat Siregar, bahwa dua Gapoktan yang menerima Bantuan Pemerintah itu adalah, Gapoktan Sejahtera sebesar Rp.500 juta, dan Gapoktan Bersama sebesar Rp.600 juta.

“Menurut hasil investigasi kita, diduga banyak kejanggalan terhadap pelaksanaan proyek itu, dan bahkan mengarah ke dugaan "persekongkolan antara owner dengan pihak penyedia barang dalam bentuk monopoli"”, ungkap Hikmat Siregar.

Salah satu indikasi dugaan persekongkolan itu, kata Hikmat, bahwa hingga saat ini tidak ada JUKLAK (Petunjuk Pelaksana) dan JUKNIS (Petunjuk Tekhnis) dari dalam penyaluran BanPem kegiatan itu, dan Hikmat juga menduga telah terjadi pelanggaran terhadap UU No.5 Thn 1999 Tentang Monopoli.   

“Padahal barangnya dari berbagai jenis sudah dikirimkan ke Gapoktan sekitar 70%. Sementara Anggaran Rp.1,1 Milyar sudah parkir di Rekening masing-masing Gapoktan yang nantinya langsung ditransfer ke Distributornya atau Penyedia”,ujar Hikmat Siregar.

Atas dugaan persekongkolan tersebut, LSM  Gasak dengan tegas meminta Tim Densus Tipikor Polri yang baru dibentuk memberikan perhatian khusus, agar proyek tersebut bermanfaat untuk masyarakat petani.

“Sekaligus juga Gasak meminta kepada dinas terkait dalam hal ini Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Ketapang, untuk mengawasi dari hulu ke hilir, dan kalau pejabatnya tidak sanggup mengurus satu item ini aja, kami sarankan agar yang bersangkutan mundur aja, mungkin masih ada pejabat lain yang sanggup dan mumpuni”, tukas Hikmat Siregar.***(Halim Anwar/LKBK65).

Gambar : (1). Bibit padi yang sudah diterima oleh salah satu Gapoktan di Desa Sei Jawi Ketapang. (2). Sekjend LSM Gasak, Drs.Hikmat Siregar.***(Ist).
_______

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
_______
Share this post :

Post a Comment