CIREBON
- “Peran Bakamla RI dalam menjaga Keutuhan NKRI Bersama Rakyat” menjadi
tema yang digagas pada acara Stadium General Mahasiswa/Santri Universitas
Nahdlatul Ulama (UNU) Cirebon. Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo,
S.E., M.H. yang didapuk sebagai nara sumber menjelaskan hal tersebut secara
gamblang di hadapan ratusan peserta di Kampus UNU Cirebon, Jumat (20/10/2017).
Banyak
materi seputar keamanan dan keselamatan laut serta potensi kelautan Indonesia
yang disampaikan orang nomor satu Bakamla RI tersebut. Posisi Indonesia yang
strategis dalam lalu lintas perdagangan, selain dapat memberikan keuntungan
dalam hal meningkatnya perekonomian dan kesejahteraan nasional, disisi lain
memerlukan kewaspadaan terhadap potensi penjarahan SDA, masalah rawan sengketa
dengan negara tetangga, serta kemungkinan terjadinya degradasi budaya, demikian
ditekankannya kepada para generasi muda.
Diingatkannya
juga, samudera, laut, selat, dan teluk adalah masa depan peradaban bangsa
Indonesia. Melalui visi Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia yang digulirkan
Presiden Jokowi, seluruh komponen bangsa harus bekerja sekeras-kerasnya untuk
mengembalikan Indonesia sebagai negara maritim.
Keamanan
laut merupakan bagian yang sangat vital bagi terwujudnya strategi pertahanan
sekaligus kontribusi bagi penyelenggaraan keamanan dan penegakan hukum di laut,
ujarnya.
Oleh karena
itu, Bakamla RI bersama instansi dan komponen bangsa lainnya bersinergi untuk
menjaga keamanan laut Indonesia dari para penjarah, dari pelaku kejahatan
lintas negara, serta menjaga keamanan perbatasan juga.
Laksdya Ari
berharap apa yang disampaikannya dapat memberikan wawasan dan pemahaman
yang lebih baik bagi seluruh peserta acara, khususnya generasi muda NU,
sehingga dapat berkontribusi positif dalam menjawab tantangan yang ada demi
kemajuan bangsa.
Menurut
Ketua Dewan Pembina Yayasan Cahaya Putra Bangsa UNU Cirebon, KH. Eman Suryaman,
pada acara ini UNU Cirebon menggandeng Bakamla RI karena peserta acara yang
terdiri dari mahasiswa UNU, siswa SMK Presiden, Anshor serta jajaran pengurus
NU membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang territorial laut Indonesia.
Menurutnya pula, sebagai bagian dari anak bangsa, UNU bertanggungjawab secara
moral untuk turut menjaga NKRI termasuk kedaulatan lautnya.
Turut hadir
mendampingi Kepala Bakamla RI yaitu Kepala Biro Umum Laksma TNI Suradi, AS.,
S.T., S.Sos., M.M., dan Kepala Pangkalan Armada Kamla Zona Timur Kolonel Laut
(P) Edi Eka Susanto.**(Halim Anwar/LKBK65).
Gambar : Documen Puspen TNI untuk LKBK65.***(Ist).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
______

Post a Comment