KETAPANG – Sebentar lagi perayaan Hari Raya Idul Adha datang.
Momen ini biasanya identik dengan tersedianya makanan khas berbahan baku daging
sapi yang disajikan bersantan kental di rumah-rumah.
Beberapa
sajian khas kuliner masyarakat Ketapang adalah ketupat colet. Ketupat colet
berbahan baku beras ketan (pulut) maupun ketupat dari beras biasa.
Di
sebut “colet” karena saat mencicipinya menggunakan irisan ketupat yang dicolet
dengan lauk pauknya. Lauk dapat terdiri dari daging sapi, kambing, ayam bahkan
juga bahan penganti daging seperti “ale ale”
yaitu sejenis kerang yang hidup di perairan laut Ketapang yang dibuat
serondeng.
Masakan
lauk biasanya diolah dengan santan, yang memiliki cita rasa gurih, lemak
dengan wangi rempah mencolok. Ketupat colet ini dimakan bersama keluarga dan
tamu.
Yang
istimewa dari menu ketupat colet ini adalah penyajian yang lebih praktis,
dengan kemasan nasi yang terbungkus ketupat. Kemudian baru lauk untuk di cocol
maupun di colet dengan ketupatnya. Praktis bukan.***(Yudo Sudarto/LKBK65).
Gambar: Ketupat.***(Ist).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
______


Post a Comment