SELAMAT DATANG DI PORTAL LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) - UNTUK INDONESIA KAMI ADA
Home » , , , » Gali Kehidupan Masyarakat Ketapang Dimasa Lalu, Yasir Ansari Hadirkan Peneliti Litbang Depag RI

Gali Kehidupan Masyarakat Ketapang Dimasa Lalu, Yasir Ansari Hadirkan Peneliti Litbang Depag RI

Written By lkbk on Saturday, July 29, 2017 | 5:20 AM

KETAPANG-Jangan sekali-sekali melupakan sejarah, semboyan yang terkenal dari tokoh proklamator RI,Ir. Soekarno yang dikenal sebagai Jasmerah itu, menjadi inspirasi bagi tokoh masyarakat Ketapang, Muhammad Yasir Ansari.

Belum lama ini Yasir Ansari mengundang seorang peneliti dari Litbang Departeman Agama RI, Nurman Kholis, untuk menggali kembali informasi mengenai peristiwa sejarah masa lalu, terutama yang terjadi di tanah Kayong, tanah bertuah yang terkenal dengan kerajaan besarnya, Kesultanan Tanjungpura.

Konon begitu mashurnya kerajaan ini, sehingga disebut-sebut di dalam Sumpah Palapa, Patih Kerajaan Majapahit yang terkenal, Gajah Mada.

Tujuan dari upaya ini adalah untuk mempelajari bagaimana Kesultanan Tanjungpura yang terkenal itu dalam menata pemerintahan dan menjalankan sistem kerajaan.serta tidak kalah pentingnya adalah untuk mengetahui bagaimana kehidupan masyarakat dimasa lalu. 

Menurut Nurman Kholis kepada Portal LKBK65,Jumat (28/07/2017) sore, kesulitan menemukan catatan sejarah dalam bentuk tekstual menjadi kendala. karena banyak sumber hanya di dapat dari penuturan (Oral History),dan menurut dia, ini tak kalah penting dari catatan tekstual.

“Karena cerita yang turun temurun tanpa mengalami perubahan signifikan, menunjukan kecintaan sebuah masyarakat terhadap sejarah dan budayanya serta selalu ingin bernostalgia seperti masa lalu. tentu dalam hal-hal yang baik”, jelas Nurman Kholis saat ditemui di Balai Peranginan Kyai Mangku Negeri, yang sering disebut sebagai Rumah Melayu, Jalan Lingkar, Kepala Pulau Desa Sukaharja, Ketapang, Kalimantan Barat.

Sementara itu kata Yasir Ansari, bahwa tidak terlalu berlebihan untuk kita mengetahui tentang sajarah, apalagi jika kita mampu memetik manfaat dari kajian tersebut

“Misalnya, bagaimana pola masyarakat pada waktu itu dalam bertani, bercocok tanam, berdagang, bagaimana budaya waktu itu, bagaimana proses masuknya agama secara detail, dan banyak lagi hal penting lainnya",tambah Muhammad Yasir Ansari.***(Halim Anwar/LKBK65).

Gambar: Nurman Kholis,Peneliti dari Litbang Departeman Agama RI.***(Ist) 
_______

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
______
Share this post :

Post a Comment