KETAPANG-Dipastikan bagi masyarakat Ketapang, Kalimantan
Barat, ada rasa kangen dengan sosok Drs.Henrikus,M.Si, sebab bagaimanapun
Henrikus merupakan putra terbaik Ketapang yang telah mencatatkan dirinya
sebagai orang nomor satu di Tanah Kayong ini,yakni sebagai Bupati Ketapang
Periode 2010 – 2015 lalu, dan sebelumnya Ia juga pernah menjabat sebagai Wakil
Bupati 2015 – 2010 bersama H.Morkes Effendi.
Untuk mengobati rasa kangen bagi warga Ketapang
terhadap sosok mantan Bupati Ketapang ini, Portal LKBK65, Senin (03/04/2017)
malam sempat melakukan komunikasi melalui telpon genggamnya, dan Henrikus masih
tetap tinggal di tanah kelahirannya Ketapang bersama keluarga tercintanya.
Banyak hal yang dikomunikasikan Portal LKBK65
dengan Pak Hen (panggilan akrabnya-red), salah satunya adalah menyangkut
Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara ke depan, seperti apa wajah kedua kabupaten
ini nantinya, apakah perlu dimekarkan menjadi Provinsi baru, atau apakah wacana
wacana pemekaran itu harus segera direalisasikan ?
Menjawab pertanyaan itu,Henrikus mengatakan,
bahwa setiap pribadi maupun lembaga akan terus tumbuh dan berkembang yang
akhirnya juga tidak bisa dibendung, “untuk itu perencanaan harus disiapkan
dengan matang guna mengantisipasi pertumbuhan yang tidak bisa dihindarkan
tersebut”,ujarnya.
Selanjutnya, menyinggung perkembangan pembangunan
suatu daerah yang hingga saat ini dirasakan sangat lamban, Henrikus menyatakan
bahwa, daerah akan cepat berkembang sangat dibutuhkan adanya Putra Daerah
seperti OSO (Oesman Sapta Odang – Red) yang mau daerahnya cepat berkembang.
Ditanya apakah dengan terus melakukan pemekaran
daerah merupakan solusi terbaik untuk percepatan pembangunan itu, selain adanya
dukungan sosok Putra Daerah ? Dengan tegas Henrikus menyatakan, bahwa yang
dibutuhkan masyarakat itu adalah sejahtera.
“Mereka (masyarakat – red) tidak butuh dengan
pertumbuhan lembaga, mau RT,RW sampai Provinsi, mereka tidak hirau, yang
penting sejahtera, dan siapa yang dapat mewujudkan itu, dialah yang mereka
anggap berhasil”,tandas Henrikus.
Kemudian menurut Henrikus, kunci untuk sejahtera
itu indikatornya adalah, cukup sandang,
cukup pangan dan memiliki papan ( Rumah – red), “dengan hidup sejahtera, mereka
akan hidup sehat, dan mampu mengenyam pendidikan”,pungkasnya.***(Halim
Anwar/LKBK65).
Gambar : Drs.Henrikus,M.Si.***(Ist).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
______

Post a Comment