SELAMAT DATANG DI PORTAL LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) - UNTUK INDONESIA KAMI ADA
Home » , , , , » Agar Ketapang Tetap Kondusif, Pemuda Melayu dan Pemuda Dayak Bersatu

Agar Ketapang Tetap Kondusif, Pemuda Melayu dan Pemuda Dayak Bersatu

Written By lkbk on Tuesday, April 4, 2017 | 3:20 AM

KETAPANG – Guna menjaga Kabupaten Ketapang,Kalimantan Barat,agar selalu dalam keadaan kondusif, Forum Pemuda Melayu (FPM) Ketapang dan ‎Persatuan Pemuda Dayak (PPD) sepakat bersama-sama menciptakan rasa aman dan damai.

Itikat itu disampaikan oleh Abdul Razak Ketua FPM dan Romanus Romawi,SE Ketua PPD,saat jumpa Pers di Ketapang,Senin,(3/4/2017) sore.

Dalam kesempatan itu disampaikan oleh Abdul Razak,bahwa dirinya selaku Ketua FPM bertekat untuk mengajak seluruh Pemuda Melayu ‎dan stekholder yang ada agar selalu membawa Kabupaten Ketapang ini dalam keadaan lebih aman.

Demikian juga hal yang sama ditambahkan oleh Romanus Romawi,Ketua PPD,menuturkan bahwa, untuk saat ini kita tidak bicara suku dan agama, tetapi mengaku sebagai orang Ketapang.

"Jadi menurut saya, kita saat ini telah menjalin kerja sama untuk menjadi satu kekuatan ‎agar dapat memback up kepemerintahan saat ini supaya bisa berjalan dengan baik sesuai dengan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Ketapang yang saat ini menjabat",ucap Romanus.

Selanjutnya ia juga tidak lupa menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Pemuda Melayu yang telah ikut serta mensukseskan Gawai Adat Dayak di Tugu Perdamaian yang dalam bahasa adatnya diartikan dalam rangka pembersihan kampung laman supaya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Dengan tujuan untuk menjaga Ketapang ini tetap Kondusif.

Ditambahkan Abdul Razak,dengan pelaksanaan moment ditugu perdamaian tadinya merupakan awal dari pihak FPM untuk berkelanjutan bekerjasama untuk bersatu dengan pihak PPD maupun stekholder yang ada dalam  mengsukseskan apa yang telah dicanangkan oleh pemerintahan Kabupaten Ketapang saat ini untuk menciptakan rasa aman di Kabupaten Ketapang.

"Jadi apa yang telah dicanangkan oleh pemerintahan sekarang tolong diback up. Tidak mungkin seorang pemimpin itu mengarah kehal-hal yang tidak baik.Hanya saja mungkin ada segelintir orang atau sekelompok  yang notabe tidak menginginkan Ketapang ini tidak kondusif",tegasnya.

Selanjutnya,ia sebagai Pemuda Melayu berpesan agar dalam penggunaan media sosial (medsos) agar selalu berhati-hati.

"Kita berharap dalam penggunaan medsos ‎itu jangan ada hal-hal yang mengarah negatif  hingga berakibat menimbulkan perpecahan",pintanya.

Sementara itu dikatakan,Romanus dalam menangkal hal-hal yang tidak diinginkan dalam menciptakan Ketapang tetap kondusif, dirinya mengingatkan jangan mudah terpancing oleh isu isu.

"Jadi kami dalam Pemuda Dayak juga selalu melakukan sharing pendapat setiap minggu, dan selalu saya sampaikan keteman teman di Pemuda Dayak agar selalu menjalin silaturahmi terhadap siapapun, seperti Pemuda Anshor, Pemuda Melayu dan pemuda suku-suku lainnya, kita harus rangkul‎",tutur Romanus.

Lebih lanjut,ditambahkannya,maka dari itu saat pelaksanaan Raker di Pendopo Bupati di bulan Maret lalu, pihaknya mengundang semua tokoh-tokoh etnis yang ada di Kabupaten Ketapang untuk datang menghadiri acara tersebut.

Terhadap penggunaan Medsos,Remanus menghimbau kepada Pemuda Dayak agar jangan sembarangan membuat status diakun medsos itu.

"Saya sering mengingatkan di Group Medsos kami, agar jangan sembarangan membuat status, karena status ini akan mudah memancing emosi orang dan menanggapi status orang untuk memancing,walaupun kejadian tidak seperti sebenarnya.Makanya silakan dicek saja belum ada dari Persatuan Pemuda Dayak membuat status diakun Medsosnya bersifat prontal atau radikal",tandasnya.***(Agus Hariyansyah/LKBK65).

Gambar : Kanan,Abdul Razak Ketua ‎FPM Ketapang bersama Romanus Romawi,SE Ketua PPD Ketapang.***(Foto: LKBK65).
_______

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
______
Share this post :

Post a Comment