JAKARTA-Rakornis Pusdalops TNI sangat
penting karena merupakan kegiatan untuk merapatkan barisan dalam rangka
mewujudkan interoperabilitas Komando dan Pengendalian Operasi (Kodalops)
Trimatra terpadu guna menjamin terselenggaranya komando dan pengendalian satuan
TNI yang sedang melaksanakan operasi. Demikian dikatakan Kepala Staf Umum
(Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., saat membuka
secara resmi Rapat Koordinasi Teknis Pusat Pengendalian Operasi (Rakornis
Pusdalops) TNI TA. 2017 yang diikuti oleh 151 peserta, di Aula Gatot
Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (27/2/2017).
Pusat Pengendalian Operasi Tentara Nasional Indonesia (Pusdalops TNI)
adalah Badan Pelayanan di tingkat Mabes TNI yang berkedudukan langsung di bawah
Panglima TNI yang bertugas menyiapkan dukungan fasilitas komando dan
pengendalian operasi TNI serta menyelenggarakan sistem informasi di lingkungan
Mabes TNI.
Kasum TNI menjelaskan bahwa, TNI berusaha mewujudkan pada sistem pertahanan C4ISR
(Command, Control, Communication, Computer, Intellegence, Surveilance, and
Reconnaisance). “Sistem ini sebuah sistem terintegrasi yang memanfaatkan
teknologi informasi dan peralatan penginderaan meliputi radar dan satelit,
untuk memonitor kawasan darat, laut, maupun udara Indonesia,” terangnya.
Kasum TNI menuturkan bahwa, Rakornis Puskodal jajaran TNI merupakan kegiatan yang
penting sebagai sarana atau media silaturahmi dan koordinasi antar komunitas
Puskodal jajaran TNI dalam meningkatkan sinergitas dan koneksitas sistem
Kodalops TNI baik yang berkaitan dengan kegiatan koordinasi maupun mekanisme
kerja yang selama ini ada dan diharapkan menjadi lebih baik lagi.
“Diharapkan
Rakornis ini dapat digunakan sebagai ajang untuk memperbaiki dan menemukan
solusi permasalahan dan kendala yang dihadapi pada pelaksanaan program
kerja tahun 2016, sehingga diharapkan dapat menghasilkan hal-hal yang penting
untuk digunakan dalam peningkatan kerja ataupun kualitas pelaksanaan di tahun
2017,” ungkap Kasum TNI.
Laksdya TNI Dr. Didit
Herdiawan menyampaikan bahwa, kegiatan Rakornis Puskodalops TNI tahun 2017 kali
ini mengusung tema “Melalui Rakornis Puskodal Jajaran TNI Kita Tingkatkan
Sinergitas dan Koneksitas Sistem Kodalops TNI yang Terintegrasi Guna Mewujudkan
TNI yang Kuat, Hebat, Profesional dan Dicintai Rakyat”.
“Saya harapkan tema
tersebut harus menjadi rujukan bagi peserta untuk mewujudkan pokok-pokok
kebijakan Panglima TNI di tahun 2017 yaitu, memaksimalkan infrastruktur yang
ada dan Kodalops TNI yang diperkuat dan diawaki Kodalops Angkatan,” ujar Kasum
TNI.
Lebih lanjut Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan mengatakan bahwa, guna menyikapi perkembangan situasi di
utara dan selatan, Panglima TNI telah mengeluarkan kebijakan diantaranya
mengevaluasi gelar kekuatan TNI yang sudah ada dan membangun
5 Puskodal di pulau terluar strategis yaitu, Natuna, Morotai, Saumlaki,
Selaru dan Biak. “Untuk mewujudkan kebijakan tersebut memerlukan sumber daya
manusia yang berkualitas dan memadai sehingga seluruh gelar kekuatan TNI dapat
tercover melalui Kodalops TNI,” katanya.
Kasum TNI menjelaskan bahwa, Puskodalops TNI melalui Rakornis justru perlu
mengeluarkan kebijakan untuk menjadi bagian dalam perwujudan pokok-pokok
kebijakan Panglima TNI. “Saya katakan bukan hanya slogan karena sudah
dirapatkan berkali-kali oleh Panglima TNI yang berkaitan dengan revitalisasi
pembangunan kekuatan TNI dan gelar kekuatan TNI dikaitkan dengan pembangunan
nasional,” imbuhnya.
Sebelum mengakhiri sambutannya Kasum TNI menyampaikan penekanan sebagai
berikut: jadikan Rakornis ini sebagai media untuk meningkatkan kualitas dan
kreatifitas kinerja menghadapi ancaman global; jadikan Rakornis sebagai media
untuk mewujudkan profesionalitas SDM yang memiliki komitmen terhadap pekerjaan
di lingkungan Puskodal TNI; implementasikan kebijakan Panglima TNI dengan
mengoptimalkan infrastruktur yang ada dan Kodalops TNI yang diperkuat serta
diawaki oleh Kodalops Angkatan, dan setiap Angkatan agar menyiapkan
personel untuk merespon rencana gelar kekuatan Puskodal TNI di pulau strategis
sampai dengan tahun 2019.***(SP/LKBK65).
Gambar: Documen Puspen TNI untuk Poral LKBK65.
___
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
___
___

Post a Comment