PONTIANAK-Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan
Barat Irjen Pol Drs. Mustafak SH.MM didampingi Waka Polda Brigjen Pol Drs. Joko
Irianto dan pejabat utama Polda siang tadi Jumat,(06/01/2017) pukul
13.20 wiba makan bersama siswa Brigadir Polisi di SPN Pontianak.
Siswa
sebanyak 324 orang yang awal bulan Maret 2017 mendatang akan mengakhiri
pendidikan di SPN Pontianak dan akan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di
lembaga pendidikan melalui pengabdian kepada masyarakat dengan
Pangkat Brigadir Dua Polisi.
Pada
kesempatan tersebut, Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs. Musyafak,SH,MM mengingatkan
kepada para Siswa Brigadir Polisi bahwa ia adalah orang-orang pilihan, karena
dari empat ribu lebih pemuda yang mendaftar Polisi hanya 324 yang lulus dan
lolos sehingga bisa mengikuti pendidikan, oleh karenanya Kapolda minta supaya
waktu yang tersisa ini dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh,kata Kapolda,
jadilah teladan di lingkungan keluarga dan lingkungan tempat tinggal.
“Tantangan
tugas yang dihadapi dilapangan berbeda dengan realita dilapangan, perintah
tugas dengan perintah orang tua harus diutamakan perintah tugas, dan para siswa
ini terdiri dari berbagai Etnis,oleh sebab itu jiwa korsa harus terus dipupuk
agar Kebhinekaan dan NKRI tetap terpatri dalam sanubari”,kata
Kapolda,seraya mengingatkan bahwa,saat ini tantangan di luar semakin kompleks Siswa
Polisi jangan sampai terjebak dalam penggunaan Hand Phone,dan jangan sampai ada
mengunggah serta mentransfer ujaran kebencian melalui media sosial, dampaknya
akan ditanggung sendiri, karena ada undang-undang Informasi Tehnologi
Elektronik yang bisa menjerat siapa saja yang melakukan ujaran kebencian.***( Halim Anwar/LKBK65).
Gambar: Documen Humas Polda Kalbar untuk
Portal LKBK65.
___
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
___




Post a Comment