JAKARTA-Penyanyi Ferina Widodo punya cara
bersyukur. Mantan anggota kelompok vokal Elfa's Singer ini dititipi Tuhan anak
'spesial'. Putra keduanya, Wisnubroto Putra Widodo (19 tahun), didiagnosis
autis sejak usia 2,5 tahun.
"Kita telah dititipi anak-anak 'spesial', maka kami orang tua 'spesial'.
Jangan sia-siakan mereka, jangan tolak mereka," kata Ferina menyampaikan
testimoninya di hadapan Ibu Negara Hj Ani Bambang Yudhoyono, pada peringatan
Hari Autisme Sedunia di Istana Negara, Jakarta, Rabu (16/4) pagi.
Ferina menceritakan pengalamannya sebagai orang tua yang harus mencurahkan
perhatian menyeluruh kepada anaknya yang menderita gangguan autisme dalam sesi
dialog dengan Ibu Ani. Ia sepakat dengan yang disampaikan Ibu Ani bahwa
diperlukan kepedulian bersama terhadap autisme.
Ibu Ani sendiri dalam sambutannya mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan
kepedulian sesama terhadap autisme dan menghilangkan stigma yang merugikan
penderita. "Kita harus melihatnya sebagai sebuah tantangan kolektif.
Apabila semakin banyak orang bekerja dan membantu anak-anak dengan gangguan
autisme maka mereka akan semakin memiliki ruang dalam mencapai mimpinya"
ujar Ibu Ani.
Lebih lanjut, Ibu Ani berharap sosialisasi kepada masyarakat tentang autisme
terus dilakukan agar mereka memperoleh informasi yang benar. Pemerintah,
melalui Kementerian Kesehatan, harus menjadi garda terdepan dibantu dengan para
pemangku kepentingan yang memiliki kepedulian.
"Bila makin banyak yang peduli, saya yakin ke depannya autisme bisa kita
kelola dengan baik. Terimalah keberadaan anak-anak kita dengan tulus. Insya
Allah, mereka akan berkembang menjadi individu yang mandiri. Janganlah
menjadikan individu autistik sebagai bahan olok-olok, karena akan justru
mengganggu perkembangan psikologis mereka," Ibu Negara berpesan.
Sementara itu, seorang penderita autisme, Natrio Yoshosa namanya, menceritakan
kisah suksesnya menjalani pendidikan normal. Natrio berhasil meraih gelar
sarjana dari Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada, Yogayakarta. Semula
ia sempat mengalami kesulitan berkomunikasi dan berinteraksi dengan lingkungan
sekitar.
Selama berlangsungnya acara, beberapa anak autistik tampak mondar mandir dan
berteriak-teriak. Namun, tingkah anak-anak 'spesial' tersebut tidak sampai
menganggu kelancaran acara luar biasa ini. Acara ditutup dengan manis dengan
penampilan band I'm Star yang beranggotakan tiga anak autistik.
Usai menghadiri acara ini, Ibu Negara juga berkesempatan meninjau display karya
individu autistik di beranda belakang Istana Negara.***(yor)
Keterangan Gambar : Penyanyi
Ferina menyampaikan testimoni mengenai pengasuhan anak autis, pada peringatan
Hari Autisme Sedunia di Istana Negara, Jakarta, Rabu (16/4) pagi.***(foto:
intan/presidenri.go.id)

Post a Comment