Diperlukan Sikap Positif Menghadapi Anak Autis
JAKARTA-Ibu Negara Hj. Ani Bambang
Yudhoyono, didampingi Ibu Herawati Boediono, menghadiri peringatan Hari Peduli
Austisme Sedunia di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu
(16/4) pagi. Peringatan ini mengusung tema 'Kasih Sayang Kunci Menangani
Autisme'.
Dalam sambutannya, Ibu Ani menjelaskan bahwa penderita autis bisa tumbuh
kembang dan hidup normal jika mendapatkan kasih sayang dan pendidikan yang tepat.
"Ini bukan penyakit, tapi ini kondisi atau gangguan pada perkembangan
anak. Individu autistik bak berlian, semakin kita asah dengan baik, maka
semakin berkilau," kata Ibu Ani.
Diperlukan sikap positif dalam menghadapi anak-anak autistik, baik di lingkungan
keluarga maupun di lingkungan sekitar. Sikap terbuka kita adalah sebuah
keharusan, mengingat meningkatnya individu autistik dalam empat dekade
terakhir.
Di sela-sela sambutannya, Ibu Ani juga menyampaikan salam dan apresiasi
Presiden SBY atas upaya peningkatan kepedulian sesama terhadap individu
autistik. SBY dan Ibu Ani juga bersyukur atas terselenggaranya dengan baik
pemilu legislatif pada 9 April lalu. "Semoga pemilihan presiden mendatang
juga bisa terselenggara dengan damai dan demokratis," Ibu Megara
menambahkan.
Sebelumnya, Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron menjelaskan pemilihan tema
peringatan kali ini. Menurut Ali Ghufron, tema ini mengacu pada pesan Ibu
Negara bahwa kasih sayang kepada anak penyandang autis agar ditumbuhkembangkan
di dalam masyarakat.
Menurut Ali Ghufron, penanganan anak-anak dengan gangguan autisme memerlukan
kerja sama berbagai sektor, salah satunya agar anak-anak tersebut dapat
memperoleh pendidikan yang tepat sehingga mampu mandiri dan sukses.
"Peringatan tahunan Hari Autisme berskala global dimaksudkan untuk
menjadikan acara ini momentum menarik perhatian masyarakat terhadap masalah itu
terutama dengan meningkatnya prevalensi kasus tersebut," Ali Ghufron
menjelaskan
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, pada akhir 90-an diduga terdapat
satu kasus autis per 1.000 anak di Indonesia. Namun pada akhir 2000-an
meningkat menjadi delapan kasus per 1.000 anak.
World Autism Day diperingati setiap tanggal 2 April. Selama bulan April juga
dikenal sebagai World Austism Month yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat
mengenai kondisi yang membutuhkan perlakuan khusus tersebut. Autisme sendiri
bukanlah kondisi mental yang langka dimana WHO memperkirakan bahwa satu di
antara 150 anak usia 5-16 tahun mengalami kondisi autis dalam berbagai
tingkatan.
Turut hadir pada kesempatan kali ini, antara lain, Menko Kesra Agung Laksono,
Mendikbud Mohammad Nuh, serta pengurus SIKIB Ratna Djoko Suyanto dan Okke Hatta
Radjasa.***(yor)
Keterangan Gambar : Ibu Ani menghadiri peringatan Hari Autisme Sedunia di Istana Negara,
Jakarta, Rabu (16/4) pagi.***(foto: intan/presidenri.go.id)

Post a Comment