SELAMAT DATANG DI PORTAL LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) - UNTUK INDONESIA KAMI ADA
HEADLINES NEWS
Loading...

Showing posts with label papua. Show all posts
Showing posts with label papua. Show all posts

Menpora Resmikan Tugu Titik Nol Khatulistiwa di Raja Ampat

Tampak Gubernur Papua Barat, Anggota DPR, Roy Suryo  & Bupati Raja Ampat
Raja Ampat: Tugu Khatulistiwa kini tidak hanya ada di Pontianak, tetapi juga di Kabupaten Raja Ampat, tepatnya di Pulau Kawe, di Provinsi Barat. Tugu peringatan yang tepatnya berada di 0 Derajat, 130 Menit dan 28 Detik Bujur Timur ini hari Senin (19/5) diresmikan Menpora Roy Suryo didampingi Gubernur Papua Barat Abraham Octavianus.

Letak Pulau kawe cukup jauh, kira-kira 5 jam perjalanan dari Sorong atau 3 jam dari kota Waisai, Ibukota  Kabupaten Raja Ampat dengan menggunakan speed boat. Meskipun jauh, tetapi inilah titik garis  Khlatulistiwa terbaru di Indonesia. Karena itu Menpora berharap titik yang ditandai dengan monumen di pinggir pantai Pulau Kawe ini akan melengkapi obyek wisata yang sekarang sedang mendunia yaitu Kepulauan Wayag yang lebih dikenal dengan Kepuluan raja Ampat.

"Kita berharap monumen ini akan menjadi destinasi baru kebanggaan bangsa Indonesia," kata Roy Suryo sebelum  menandatangani prasasti. "Kemenpora bersama Pemerintah Provinsi Papua Barat membangun monumen ini untuk Indonesia sebagai persembahan dari pemuda Indonesia," kata Menpora.

Sebelumnya Abraham Octavianus melaporkan, tidak banyak negara di dunia yang dilewati garis Khatulistiwa. "Hanya ada 13 negara, dan salah satunya adalah Indonesia. Karena itu kita harus bangga dan bersyukur," katanya. Tugu Khatulistiwa ini diharapkan dapat lebih meningkatkan pariwisata di Raja Ampat, katanya.

Peresmian Titik Nol Tugu Khatulitiwa Pemuda di Pulau Kawe ini dihadiri lebih dari seratus  penduduk dari dua pulau di sekitar. Mereka datang dengan beberapa perahu sambil membawa genderang untuk para tamu. Hadir pula menyaksikan peresmian tugu ini antara lain Deputi I Yuni Poerwanti, Deputi III Faisal Abdullah, dua Staf Ahli Menpora masing-masing Tunas Dhwidharto dan Hadiati Noerdin, beberapa Asdep, Bupati Sorong Stepanus Malak dan Bupati Raja Ampat Marcus Wanma beserta jajarannya. (amr/nas)

Mutiara Dari Timur Tepat Sebagai Penyelenggara PON XX

JAKARTA-Surakarta adalah menjadi tempat pertama kali Pesta antar Provinsi ini di gelar. PON I Punya banyak tujuan salah satunya buat menunjukan pada dunia luar bahwa bangsa Indonesia, masih dapat membuktikan sanggup mengadakan acara olahraga dengan skala nasional.

Kebanyakan PON dilaksanakan di ibukota karena kesiapan infrastruktur dan sebagainya. Namun sejak reformasi politik bergulir, penyelenggara PON diputuskan untuk digilir ke berbagai daerah, dengan alasan pemerataan kesempatan.

“Seiring dengan Pencanangan Tahun Kebangkitan Olah Raga Indonesia 2013 yang Alhamdulillah sudah mulai menampakkan sinarnya (dengan bersatu dan mulai bangkitnya Sepakbola,meningkatnya prestasi Bulutangkis,Paralayang,Wushu,Catur dan sebagainya),sudah saatnya Indonesia yang terdiri dari Sabang sampai Merauke,dari Miangas sampai Rote,mendapatkan penyebaran Kebangkitan Olahraga tersebut.”Ungkap Menpora Roy Suryo kepada Lembaga Kantor Berita Kalimantan baru-baru ini.


Menurut Roy,setelah PON XIX Jawa Barat,kita harus berani menempatkan Indonesia Timur sebagai Daerah Penyelenggara PON,”sehingga tidak hanya di Jawa – Sumatra dan pernah di Kalimantan – Sulawesi,maka Papua-lah,Mutiara dari Timur ini daerah yang sangat tepat sebagai Penyelenggara PON XX  Tahun 2020,”pungkas Menpora Roy Suryo.***(H/LKBK)

**) foto doc ist
 
WARTAWAN LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN65 (LKBK65) DALAM MELAKSANAKAN TUGAS JURNALISTIK DILENGKAPI DENGAN KARTU PERS RESMI DAN NAMANYA TERDAFTAR DIBOX REDAKSI