KETAPANG – Semangat kaum ibu diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan
perkembangan jaman terutama menghadapi era globalisasi. Harapan Bupati Ketapang
tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, H.Farhan SE, M.Si
dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke 19 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Tahun
2018 di Kabupaten Ketapang di Pendopo Bupati Ketapang Rabu (12/12) pagi.
“Saya
sebagai Pemerintah Kabupaten Ketapang menyambut baik dengan diselenggarakannya
peringatan Hari Ulang Tahun DWP Ketapang, yang merupakan perjuangan kaum
perempuan yang tidak terpisahkan dari kebangkitan dan perjuangan bangsa,
peringatan ini sebagai salah satu upaya mewujudkan tekad persatuan dan kesatuan
bangsa, untuk memperjuangkan kesetaraan gender,” tegas Bupati Ketapang yang
diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, H.Farhan SE, M.Si.
Dalam
HUT DWP Ke 19 Tahun 2018 yang mengusung tema “Oftimalisasi Potensi DWP Untuk
Suksesnya Pembangunan” tersebut, dihadiri sejumlah organisasi wanita
yang ada di Ketapang. HUT DWP yang ditandai dengan pemotongan
tumpeng tersebut, dilakukan juga pembagian hadiah untuk sejumlah
lomba yang dilaksanakan dalam rangka HUT DWP.
Menurut
Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, dengan semangat persatuan dan kesatuan
tersebut hendaknya semangat kaum ibu dapat menyesuaikan diri dengan
perkembangan jaman terutama dalam menghadapi era globalisasi. Dimana posisi
perempuan masih memprihatinkan ditambah lagi dengan semakin maraknya
kasus-kasus yang melanggar hak asasi perempuan, seperti tindak kekerasan,
perdagangan perempuan dan anak, pornografi dan pornoaksi. Maka dalam
memperingati hari ulang tahun DWP hendaknya dapat meningkatkan moral bangsa
yang berkualitas, beriman dan bertaqwa sebagai upaya memantapkan pembangunan
berkelanjutan demi terwujudnya keadilan dan kesetaraan gender, mendorong
perempuan untuk lebih berperan aktif dalam semua bidan, khususnya dalam
pengambilan keputusan. “Apabila kita melihat tugas pemerintah pada masa
mendatang, akan menghadapi tantangan yang cukup berat, khususnya dalam
mewujudkan Kabupaten Ketapang yang maju menuju masyarakat yang sejahtera,
merupakan tanggungjawab kita bersama untuk dapat mewujudkannya,” ucap Sekda
Ketapang.
Karena
itu, Sekda Ketapang menuturkan Pegawai Negeri Sipil sebagai aparatur
pemerintahan yang menjadi pelaksana kebijakan program pemerintah
wajib mempunyai loyalitas dan dedikasi yang tinggi. Dengan didampingi DWP,
pemerintah daerah tentunya dapat membantu, untuk mensukseskan program
pemerintah sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terwujud secara adil.
Lebih
lanjut, mantan Asisten II Setda Ketapang ini menjelaskan DWP merupakan
tanggungjawab kita semua. DWP yang saat ini terus berkembang perlu meningkatkan
citra organisasi, rasa percaya diri kaum perempuan perlu
ditingkatkan dengan mendorong perempuan kedepan. Bukan saja mengubah perilaku
dalam keluarga, tetapi juga harus menjadi perempuan yang dapat mengambil
kebijakan dan keputusan menyangkut kepentingan kaum perempuan sehingga DWP
diharapkan dapat menjadi “center of exelant”.
Disamping
itu setiap pelaksanaan HUT DWP Kabupaten Ketapang hendaknya diselenggarakan
bekerjasama dengan dinas/instansi terkait, masyarakat, organisasi perempuan,
organisasi keagamaan, organisasi profesi dan lembaga swadaya masyarakat.”Untuk
itu diucapkan terima kasih kepada panitia peringatan HUT Dharma Wanita
Persatuan yang telah bekerja sama sehingga terselenggaranya peringatan ini dan
semoga amal ibadah baik saudara mendapatkan balasan yang setimpal dari Tuhan
Yang Maha Kuasa,” tuturnya.
Dalam
kesempatan tersebut, sekali lagi Sekda Ketapang mengucapkan selamat ulang tahun
yang ke-19 Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ketapang Tahun 2018. Ia berharap
dengan HUT DWP, maka akan lebih bijaksana lagi dalam menghadapi persoalan yang
berkembang, baik dalam organisasi maupun di masyarakat terutama yang yang
menyangkut masalah perempuan.***(PK/LKBK65).
Gambar : Dokumen Humas Sekda Ketapang untuk LKBK65
Editor : Fahrozi
_____________________
“MENGUTIP
SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS
DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”






Post a Comment