Dalam kunjungan tersebut Bupati
Martin Rantan menyerahkan bantuan peralatan untuk keperluan Gereja, paket bahan
makanan, kepada umat di Gereja Carolus Borromeus, Temblina, Sei Melayu Rayak,
Gereja KGBI Betlehem, Batu Bulan Kecamatan Tumbang Titi, Gereja Santo Yakobus
kecamatan Pemahan.
Bupati Martin Rantan dalam
sambutannya mengatakan, bahwa makna Safari Natal Pemerintah Kabupaten Ketapang
yang dilaksanakan pada hari ini adalah sebuah momen dan kesempatan Pemerintah
kabupaten Ketapang datang untuk menyapa umat, menyapa rakyat.
“Merupaka peristiwa penting
bagi pemerintah kabupaten Ketapang untuk memberikan dukungan, semangat kepada
masyarakat kabupaten Ketapang khususnya umat Kristiani yang mana hari ini
merupakan minggu pertama advent yaitu adven perupakan masa penantian terhadap
peristiwa kelahiran sang juru selamat Yesus Kristus”, terang Bupati.
Dalam kesempatn tersebut Bupati
menyampaikan pesan pemerintah untuk mengajak setiap umat beragama untuk
melakukan Tri Kerukunan Umat Beragama. Kerukunan yang pertama bagaimana
internal umat beragama ini rukun, kerukunan yang kedua kerukunan antar agama,
yang ketiga kerukunan antar umat beragama dengan pemerintah contohnya
Pemerintah datang dalam acara Safari Natal ini dan Safari Ramadhan dan acara
agama lainnya.
Atas nama Pemerintah kabupaten Ketapang Bupati menyampaikan dan
berharap sebagai masyarakat agar setiap ada perselisihan tidak membawa nama
suku dan agama. “Kalau ada perselisihan jangan dibawa atas nama suku dan agama,
kalau ini tidak dieleminir akan menjadi kerawanan sosial karena menyangkut unsur-unsur
yang disebut SARA. marilah kita tetap menjaga situasi rukun dikabupaten
Ketapang ini”, imbau Bupati.
Bupati juga menyampaikan informasi pembangunan dimana saat ini
sedang menyusun rencana kegiatan hasil dari persetujuan DPRD, bahwa sebelum mengakhiri
masa jabatan periode 2016-2021 ruas jalan Pelang-Batu Tajam akan dituntaskan
pembangunannya karena jalan tersebut merupakan sentra yang dipergunakan warga
kabupaten Ketapang.
Demikian juga dengan relokasi Bandara
Rahadi Oesman Ketapang, yang diperbatasan Desa Sei Melayu dan Desa Pelang,
masih terus dilakukan studi kelayakan bandara tersebut.” Dua hari yang lalu
saya menandatagani surat kepada Menteri Perhubungan mohon waktu untuk
beraudensi dan melakukan ekspos penjelasan terhadap rencana relokasi bandara
tersebut”, jelas Bupati.
Dalam pada itu Bupati
mengingatkan kepada Kepala Desa dan Camat agar tidak ada menerbitkan surat
keterangan tanah (SKT) rencana relokasi bandara, agar proses relokasi berjalan
lancer dan kalau terwujud daerah Sungai Melayu akan menjadi ramai.
Bupati Martin Rantan atas nama
Pemerintah Kabupaten Ketapang, keluarga dan pribadi menyampaikan ucapan selamat
hari raya natal tahun 2018. “Semoga damai natal memberikan kasih dan karunia
persaudaraan sejati diantara kita bersama dan juga kepada seluruh rakyat
selamat tahun baru 2019 semoga ditahun baru mendatang kita punya semangat baru,
pesaudaran dan kekeluargaan yang tinggi, sehingga kita kompak untuk membangun Ketapang
ini menjadi kabupten yang maju menuju masyarakat yang sejahtera”,ucap Bupati.***(PK/LKBK65).
Gambar : Dokumen Humas
Sekda Ketapang untuk LKBK65
Editor : Fahrozi
_____________________
“MENGUTIP
SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS
DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”



Post a Comment