KETAPANG – Taman budaya dengan
pentas seni budaya yang berada di samping Kompleks Pendopo Rumh Jabatan Bupati
Ketapang, akan dilakukan perbaikan dan renovasi agar menjadi
representative sebagai sarana even seni dan budaya dan kreatifias para
pemuda dan seluruh lapisan masyarakat kabupaten Ketapang.
Hal tersebut disampaikan Bupati Martin Rantan SH M Sos saat menutup Raker
Pentas Seni Budaya Dayak di Taman Budaya Pendopo Rumah Jabatan Bupati Ketapang,
Minggu (25/11/2018) malam kemarin.
Setiap pelaksanaan Ketapang Expo setiap tahun, yang kemudian disambung
Pekan Seni Budaya Dayak, kemudian even even kegiatan budaya lain, taman budaya
tersebut selalu di penuhi pengunjung warga Ketapang.
“Kegiatan ini tidak akan seramai ini kalau yang hadir disini dan yang
terlibat disini hanya dari masyarakat suku Dayak, tetapi begitu banyak
masyarkat masyarakat suku lain yang hadir pada malam hari ini yang empat
hari kegiatan disini selalu penuh walaupun diguyur hujan”, kata Bupati Martin
Rantan.
Martin Rantan selaku Bupati berpesan kepada masyarakat adat Dayak agar
didalam kegiatan Raker Pentas Seni Budaya dan Pameran ke-7 mendatang agar mempersiapkan
diri lebih mantap dari tahun ini. “Kita akan tata dan juga pentas seni
ini akan kita renovasi untuk kegiatan pagelaran seni dan kegiatan even even
kedaerahan, oleh sebab itu kelak pentas seni ini tidak hanya digunakan oleh
dewan adat, Pemkab dalam rangka Ketapang Expo, tetapi juga dari MABM, Paguyuban
Jawa, Paguyuban Pasundan, IKMK, MABT, dan kegiatan suku lainnya”, papar
Bupati.
Dari kegiatan kegiatan yang sudah berjalan seperti Ketapang Expo yang lalu
dan pada kegiatan Pentas Seni Budaya Dayak, Bupati mengatakan, bahwa dirinya
selalu mengamati kegiatan tersebut.
Menurut Bupati Martin lokasi Taman Budaya kondisi saat ini perlu di tata
dengan baik sehingga menjadi tempat yang sangat representative, untuk
dipergunakan even even budaya dari etnis lain. “Nanti bulan Desember MABM akan
melakukan pentas budaya disini, kita akan melakukan renovasi atau perbaikan
secukupnya terhadap pentas seni budaya ini hingga kedepan kita tidak menemukan
lagi air yang menggenang, tempat kumuh dan sebagainya, jadi mohon dukungan agar
tempat ini mejadi tempat yang nyaman untuk dikunjungi”, kata Bupati.***(PK/LKBK65).
Gambar : Dokumen Humas Sekda Ketapang untuk LKBK65
Editor : Fahrozi
______________________


Post a Comment