KETAPANG – Pembangunan
infrastruktur yang memadai jembatan dan jalan diharapkan seluruh lapisan
masyarakat Ketapang, Jalan dan jembatan merupakan modal utama dalam penunjang perekonomian masyarakat.
Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi sorotan sejumlah Fraksi
DPRD Ketapang dalam Paripurhna Pendapatan Akhir Fraksi sekaligus persetujuan
Raperda APBD 2019 menjadi Perda APBD 2019, Senin (19/11/2018) pagi lalu yang dihadiri
juga oleh Wakil Bupati Ketapang, Drs H.Suprapto S dan para Kepala OPD.
“Kondisi jalan yang belum memadai menjadikan kendala
pergerakan ekonominya sehingga dipandang perlu untuk meningkatkan pembangunan
jalan sehingga pembangunan yang berkeadilan dan merata,” tegas Fransiskus Ado,
juru bicara Fraksi PDIP Ketapang.
Sementara itu, Fraksi Partai Golkar yang disampaikan Achmad
Sholeh, ST memberikan apresiasi terhadap OPD yang perjuangankan tambahan dana
alokasi khusus. Mereka mengharapkan dari tambahan anggaran DAK, maka
diharapkannya diperhatikan jalan jalan di pusat kecamatan, agar pusat kecamatan
terlihat baik dan dapat jadi penarik investasi dibidang perekonomian.
Demikian juga dengan Fraksi Demokrat yang mengharapkan perlu
adanya perhatian ekstra khusus pembangunan infrastruktur agar sungguh-sungguh
diawasi sehingga berkualitas berkesinambungan dan jangan ada pembangunan yang
mangkrak.
Harapan yang sama juga disampaikan Abdul Sani dari Fraksi
PPP. Selain ruas Jalan Pelang -Tumbang TIti, ia juga menyoroti pentingnya ruas
jalan Kendawangan-Singkup yang juga menghubungkan masyarakat Marau sampai ke
Manismata.
Apresiasi positip dari Fraksi Gerindra juga disampaikan oleh
Ir.Paulus Tan dimana adanya Diskusi Tematik di Lubuk Kakap dilakukan oleh
Pemkab Ketapang sehingga cepat dilakukan pengambilan keputusan di
lapangan.terhadap infrastruktur, ia menyoroti rusaknya ruas jalan dan
jembatan seperti ruas jalan Pelang - Tumbang Titi STA PT Limfa, jembatan
Nango dan Jembatan Kenobak diruas jalan Sandai – Senduruhan yang rusak.
“Fraksi Gerindra meminta agar diperintahkan OPD terkait untuk
secepatnya melakukan perbaikan, paling tidak bersifat darurat agar dapat
dilalui dengan aman, sambil menungu realisasi APBD 2019,” tuntas Paulus Tan.***(PK/LKBK65).
Gambar : Dokumen Humas Sekda Ketapang untuk LKBK65
Editor : Fahrozi
______________________


Post a Comment