SELAMAT DATANG DI PORTAL LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) - UNTUK INDONESIA KAMI ADA
Home » , , » Fraksi DPRD Ketapang Berikan Persetujuan Raperda Menjadi Perda APBD TA 2019

Fraksi DPRD Ketapang Berikan Persetujuan Raperda Menjadi Perda APBD TA 2019

Written By lkbk on Wednesday, November 21, 2018 | 12:02 AM

Pendapatan Diperkirakan Sebesar Rp 2,2 Triliun

KETAPANG – Pendapat akhir fraksi di DPRD Ketapang memberikan persetujuan terhadap Raperda RAPBD TA 2019 untuk ditetapkan menjadi Perda APBD TA 2019, dalam Paripurna DPRD Ketapang, yang dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Ketapang, Junaidi SP, M.Si itu dihadiri juga oleh Ketua DPRD Ketapang, Hadi Mulyono Upas SH, Forkopimda Ketapang, Wakil Bupati Ketapang Drs H.Suprapto S, staf ahli Bupati Ketapang dan para Ssisten Sekda Ketapang, Senin (19/11/2018) pagi kemarin.

Seperti diketahui, RAPBD Kabupaten Ketapang TA 2019, bahwa untuk pendapatan sebesar Rp 2.230.749.709.129.20, dan belanja daerah Rp 2.225.749.709.129,16, surplus 5.000.000.000,04, pembiayaan netto Rp 5.000.000.000,00 pengeluaraan pembiayaan Rp 5.000.000.000,00.

Pendapat akhir fraksi PDIP disampaikan Fransiskus Ado. Fraksi PDIP memberikan apresiasi kepada TPAD. Ia menyebutkan pembahasan APBD selalu membuka ruang bagi Pemda dan DPRD untuk melakukan kegiatan guna mensejahterakan rakyat. Walaupun APBD sifatnya hanya estimasi dan perkiraan. Mereka menyakini, APBD TA 2019 sudah dirumuskan secara transparan, responsif, efektif, akuntabel, serta berkeadilan, berkelanjutan.

Selain itu ada beberapa hal yang disarankan mereka agar terwujudkannya Ketapang yang maju menuju masyarakat yang sejahtera. Baik dibidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur pertanian dan lain sebagainya.

Apresiasi juga disampaikan Achmad Sholeh, ST, juru bicara Fraksi Partai Golkar atas kinerja OPD yang telah memperjuangkan tambahan Dana Alokasi Khusus. Karena itu, dari tambahan Dana Alokasi Khusus itu diharapkan dapat meningkatkan jalan di pusat kecamatan. Dengan demikian pusat kecamatan dapat terlihat baik dan menarik investasi dibidang perekonomian.

Selain itu, dalam penambahan Pendapatan Asli Daerah disarankan juga perlu untuk dilakukan pendataan walet. Demikian juga untuk meningkatkan kualitas pekerjaan baik dibidang pendidikan, kesehatan, dan administrasi pemerintahan, diharapkan dapat menaikan honor atau tunjangan khusus bagi tenaga kontrak yang selama ini pendapatannya masih berada di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK) Ketapang.

“Kami menyarankan agar pelaksanaan APBD bisa dilaksanakan tepat waktu dan konsisten sehingga penyerapan dapat dicapai sesuai dengan renacana,” ucapnya.

Selanjutnya, Fraksi Hanura Nasdem yang disampaikan Sukirman Lodom mensyukuri adanya kenaikan Alokasi Dana Khusus untuk fisik. Ia berharap dari tambahan Dana Alokasi Khusus bisa meningkatkan infrastruktur jalan di 20 kecamatan. Demikian juga meningkatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan, serta bantuan rumah kepada masyarakat belum beruntung.

Hal yang sama juga disampaikan dari Fraksi Demokrat, agar memperhatikan secara khusus bidang kesehatan dan pendidikan. Selain itu agar dilakukan langkah konkrit dalam mengatasi maraknya peredaran obat terlarang, kasus kekerasan seksual khususnya bagi anak-anak usia sekolah. Demikian juga untuk terus meningkatkan dan mempertahankan kerjasama yang harmonis antara eksekutif dan legilatif.

Fraksi PPP yang disampaikan Abdul Sani SH MM M.KN juga memberikan apresiasi kepada Pemkab Ketapang, khususnya Kepala Badan Pendapatan Daerah karena memenuhi target dari tahun sebelumnya. Fraksi PPP Menyarankan agar target pendapatan ditingkatkan, sekaligus memberikan insentif kepada petugas yang mampu meningkatkan pendapatan daerah. Selain itu ia menyarankan juga agar dicari khusus dalam meningkatkan PAD.

Terkait laporan keuangan PT Ketapang Mandiri juga menjadi catatan fraksi PPP. Mereka menyarankan agar perlu dilakukan kembali evaluasi. Termasuk juga dengan pengelolaan asset gedung dan lain sebagainya. Terkait dengan belanja Alat Tulis Kantor dalam dokumen pengadaan, maupun pos seksi diharapkannya dapat dilakukan penekanan, sehingga tidak terjadi pemborosan. Salah satu sarannya, Alat Tulis Kantor pada OPD terfokus pada satu bidang saja, dan tidak masuk dalam dokumen program dan kegiatan pada setiap seksi.

Apresiasi dan penghargaan juga disampaikan Fraksi Gerindra yang disampaikan Ir.Paulus Tan. Ia menyebutkan Fraksi Gerindra memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran Bupati dan Wakil Bupati Ketapang serta jajaran eksekutif yang telah melakukan Diskusi Tematik langsung di lapangan dan langsung di desa terpencil di Lubuk Kakap. Dimana desa tersebut berbatasan langsung dengan Kalimantan Tengah.

Dikatakannya, bahwa banyak keperluan langsung masyarakat diputuskan segera di lapangan seperti pembangunan SMP Satu Atap yang memang diperlukan di Desa Lubuk Kakap untuk menyelamatkan masa depan anak-anak yang baru lulus SD. Sebab, pada usia yang masih sangat belia, lulusan SD harus berpisah dengan orang tua untuk menempuh jarak ratusan kilometer demi melanjutkan pendidikan. Demikian juga kebutuhan dibidang kesehatan yang merupakan pelayanan dasar dan wajib dapat dengan cepat tindakan oleh Bupati.

”Untuk itu sekali lagi Fraksi Gerindra  memberikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya  kepada saudara Bupati,” ucapnya.

Ia melanjutkan beberapa catatan dalam mengambil langkah yang diperlukan sehingga program pembangunan yang tertuang dalam APBD perubahan TA 2018 dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan hasilnya dapat dinikmati oleh masyarakat.

Rusaknya ruas jalan dan jembatan, seperti ruas jalan Pelang-Tumbang Titi STA PT Limfa, jembatan Nango dan Jembatan Kenobak diruas jalan jalan Sandai-Senduruhan yang rusak, fraksi Gerindra meminta agar diperintahkan OPD terkait untuk secepatnya melakukan perbaikan. “Paling tidak bersifat darurat  agar dapat dilalui dengan aman, sambil menungu realisasi APBD 2019,” ucapnya.

Setelah penyampaian pendapat akhir fraksi, selanjutnya pimpinan DPRD Ketapang menandatangani berita acara paripurna, kemudian dilakukan penyerahan dokumen dari Ketua DPRD Ketapang kepada Bupati Ketapang diwakili Asisten I Setda Ketapang, Donatus Franseda.***(PK/LKBK65).

Gambar  : Dokumen Humas Sekda Ketapang untuk LKBK65
Editor      : Fahrozi
______________________


“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

Share this post :

Post a Comment