KETAPANG –
Dalam memeriahkan hari pariwisata dunia 27 September, Dinas Pariwisata dan
Kebudayaan Kabupaten Ketapang, menggelar beberapa kegiatan seperti lomba
memasak dengan bahan utama ale-ale, lomba souvenir ciri khas Ketapang, dan
bakti sosial.
Ketua Tim Penggerak PKK Ny
Elysabet Betty Martin Rantan, membuka secara resmi lomba memasak dengan bahan
utama ale ale, yang diikuti ibu ibu Tim Penggerak PKK se kecamatan Delta Pawan,
kegiatan yang mengambil lokasi di lapangan Sepak Bola Tanjungpura tersebut,
pada Minggu (21/10/2018) pagi.
Kepala Dinas Pariwisata dan
Kebudayaan Ketapang, Drs Yulianus, mengatakan maksud kegiatan diselenggarakan
tersebut, adalah untuk mengingatkan kepada kita, bahwa setiap tanggal 27
September telah ditetapkan sebagai hari pariwisata dunia.
Dia menerangkan kegiatan
diselenggarakan dengan tujuan untuk menanamkan kepada generasi muda tentang
cinta terhadap destinasi yang ada serta upaya menggali dan memperkenalkan
kuliner dan souvenir yang ada.
Menurutnya lagi kegiatan
festival ale ale diikuti ibu ibu PKK dari desa dan kelurahan se Kecamatan Delta
Pawan, lomba souvenir oleh pelajar dan mahasiswa, serta masyarakat umum, sedangkan
bakti sosial diikuti perwakilan pelajar.
Ketua Tim Penggerak PKK Ny
Elysabet Betty Martin Rantan dalam sambutannya mengatakan, kegiatan festival
ale ale lomba souvenir, dan bhakti sosial dalam rangka memperingati hari
pariwisata dunia tahun 2018, “Menggali dan memperkenalkan potensi wisata yang
ada di daerah Ketapang, baik untuk pelaku usaha pariwisata maupun masyarkat
Ketapang“, harapnya.
Ny Elysabet berharap kepada para peserta lomba dapat meningkakan
kualitas baik untuk diri sendiri maupun untuk generasi penerus sehingga dapat
berperan aktif dalam pembangunan. Dengan demikian menurutnya dapat
terwujud destinasi unggulan souvenir dan kuliner yang dikenal oleh
wisatawan dalam dan luar negeri.
Selaku Ketua Tim Penggerak PKK
Elysabet menyambut baik terselenggaranya peringatan dari pari wisata dunia
tahun 2018, dengan kegiatan tersebut diharapkan Ketua Tim PKK dapat megenalkan
destinasi wisata dan mengenalkan makanan khas, dan souvenir ciri khas yang ada
di daerah Ketapang.
Peringatan hari pariwisata yang
jatuh pada tanggal, 27 September tersebut merupakan salah satu upaya
dalam menyamakan persepsi untuk mewujudkan destinasi pariwisata unggulan yang
ada di Kabupaten Ketapang.
“Kegiatan festival ale-ale lomba souvenir, ciri khas Ketapang,
dan hari bakti sosial merupakan upaya Pemerintah daerah dalam hal ini
Dinas Pariwisata dan Kabudayaan Kabupaten Ketapang untuk menggali potensi
wisata daerah”, terang Ketua Tim Penggerak PKK Ketapang.***(PK/LKBK65).
Gambar : Dokumen Humas Sekda Ketapang untuk LKBK65
_______________________
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT
IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”




Post a Comment