KETAPANG – Pengibaran bendera
Merah Putih menandakan Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 90 Tahun 2018 di
Kabupaten Ketapang. Sebagian peserta upacara menggunakan pakaian daerah,
sehingga tampak keharmonisan berbagai suku bangsa di Kabupaten Ketapang.
Bahkan, Bupati Ketapang yang bertindak sebagai inspektur upacara dan jajaran
SKPD juga menggunakan pakaian daerah.
Sebelum pelaksanaan dimulai, diawali dengan penampilan
drum band dari siswa di Kabupaten Ketapang. Setelah pelaksanaan upacara dimulai
dilakukan pengibaran bendera merah putih oleh Paskibraka. Kemudian Bupati
Ketapang, Martin Rantan SH, M.Sos membacakan teks Pancasila yang diikuti
peserta upacara. Demikian juga dengan pembacaan UUD 1945 yang dilakukan dari
Pemuda didampingi para pemuda berpakaian daerah.
Dalam amanat Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Imam Nahrawi
yang dibacakan oleh Bupati Ketapang disebutkan, bahwa kita semua berhutang budi
kepada para tokoh pemuda tahun 1928 yang telah mendeklarasikan Sumpah Pemuda
sehingga menjadi pelopor pemuda untuk membangun kesadaran kebangsaan Indonesia
sekaligus komitmen menjaga persatuan dan kesatuan negeri ini. Komitmen
kebangsaan mereka harus kita teladani untuk membangun bangsa, satukan
Indonesia.
Hari Sumpah Pemuda ke 90 kali ini mengambil tema “Bangun
Pemuda Satukan Indonesia”. Tema ini diambil atas dasar pentingnya pembangunan
kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang beriman dan bertakwa kepada
Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif,
mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa
kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan, dan kebangsaan berdasarkan Pancasila
dan Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam kerangka
Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Disebutkannya, pesatnya perkembangan teknologi informasi
ibarat dua mata pisau. Satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi
sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan
dalam pengembangan sumber daya serta daya saing, namun pada sisi yang lain
perkembangan ini mempunyai dampak negatif, informasi-informasi yang bersifat
destruktif mulai dari Hoax, Hate speech, pornografi, narkoba, pergaulan bebas
hingga radikalisme dan terorisme juga masuk dengan mudahnya apabila kaum muda
tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan serta kedewasaan dalam
berbangsa dan bernegara.
”Revolusi Mental yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Ir.
Joko Widodo amatlah relevan dalam mewujudkan pemuda yang maju. Ciri pemuda yang
maju adalah pemuda berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing. Oleh karena itu
Revolusi Mental harus dapat kita jadikan sebagai pemicu untuk mempercepat
terwujudnya pemuda yang maju. Dengan mewujudkan pemuda yang maju berarti kita
dapat menghasilkan bangsa yang hebat,” tegas Bupati Ketapang membacakan
Sambutan Menpora RI.
Lebih lanjut dikatakan, bahwa pemuda-pemuda hebat
Indonesia telah lahir dan mampu berkompetisi di kancah Asia. Perhelatan Asian
Games 2018, atlet-atlet muda Indonesia berhasil bersaing dengan bangsa-bangsa
Asia, dan berhasil menduduki peringkat ke-4, serta di ajang Asian Para Games
2018 para atlet kita berhasil menduduki peringkat ke-5. Ini adalah sejarah baru
kebangkitan olahraga Indonesia. Serta harus dijadikan momentum untuk terus
membangun optimisme pemuda Indonesia dengan bekerja keras mewujudkan prestasi
diberbagai bidangnya.
Tahun 2019 Bangsa Indonesia akan menggelar hajat besar
Pesta Demokrasi untuk memilih dan menentukan Pimpinan Nasional dan Daerah yaitu
Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Anggota Legislatif baik DPR RI, DPD RI,
DPRD Tk. I dan DPRD Tk II. Untuk itu peran dan tanggung jawab pemuda dalam
menyukseskan proses Pemilihan Umum nanti, amat sangat dibutuhkan. Partisipasi
aktif pemuda dalam PEMILU 2019 perlu ditingkatkan untuk mewujudkan pemilu yang
damai, kredibel, dan berkualitas.
Kalau pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan
sikap-sikap primordial suku, agama, ras dan kultur, menuju persatuan dan
kesatuan Bangsa, maka tugas pemuda saat ini adalah harus sanggup membuka
pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia, demi menyongsong masa
depan dunia yang lebih baik. “Wahai pemuda Indonesia, dunia menunggumu,
berjuanglah, lahirkanlah ide-ide, tekad, dan cita-cita, pengorbananmu tidak
akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia”, ucapnya.***(PK/LKBK65).
Gambar : Dokumen Humas Sekda Ketapang untuk LKBK65
Editor : Fahrozi
_______________________
“MENGUTIP
SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS
DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”





Post a Comment