KETAPANG – Bupati
Ketapang Martin Rantan SH M Sos membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan
Pembangunan (MUSRENBANG) penyusunan perubahan Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Ketapang Tahun 2016-2021.
Kegiatan tersebut merupakan
forum mematangkan rancangan perubahan RPJMD Kabupaten Ketapang tahun 2016-2021
yang dihadiri Staf Ahli Gubernur Kalbar Bidang Sosial dan SDM, Ir H Syawal
Bondoreso MM, Anggota DPRD Dapil Ketapang Kayong Utara, Wakil Bupati Kayong
Utara, H. Effendi Ahmad, S.Pd.I, Wakil Bupati Ketapang Drs H Suprapto S,
Forkopimda, Kepala SKPD, Camat dan Lurah di Jajaran Pemkab Ketapang.
berlangsung di Ballroom Hotel Borneo Emerald Ketapang, Rabu (03/10/2018).
Sementara itu, Kepala Bappeda
Ketapang Harto SE M.Si mengatakan, bahwa penyelenggaraan Musrenbang Perubahan
RPJMD Kabupaten Ketapang tahun 2016-2021 dimaksudkan untuk menyempurnakan
rancangan perubahan RPJMD berdasarkan masukan dari forum gabungan OPD dan stackholders.
Adapun tujuannya, diantaranya
menetapkan program prioritas daerah untuk lima tahun kedepan, menjabarkan visi
misi tujuan, dan sasaran pembangunan yang terarah, bertahap, dan dapat
dilaksanakan dari tahun 2016 sampai tahun 2021.
Selain itu penyelarasan sasaran
pokok dan arah kebijakan yang ada dalam perubahan RPJMD Kabupaten Ketapang
tahun 2016-2021, dengan sasaran pokok dan arah kebijakkan RPJPD Kabupaten Ketapang
2005-2025. Untuk mencapai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Ketapang.
Bupati Martin Rantan SH,M.Sos dalam
sambutannya mengatakan, di Kabupaten Ketapang terdapat beberapa proyek
strategis nasional seperti Pabrik Alumina PT WHW, di Sei Tengar, pembangunan
SUTET PT PLN dan pembangunan kawasan Industri PT Ketapang Bangun Sarana yang
ada di Pagar Mentimun, Kecamatan Matan Hilir Selatan.
Selanjutnya Pemkab mengusulkan
lagi proyek strategis nasional, PT Ketapang Ecologi Industrial Park, di Muara
Pawan, yang kedua pengusulan relokasi Bandara Udara Rahadi Oesman ke batas Desa
Pelang dan Sei Melayu Rayak.
Terkait pengusulan relokasi Bandara
tersebut jika memang terlalu sulit, usulan alternatif yang akan ditempuh yakni memperpanjang Runway Bandara Rahadi Oesman
sehingga Bandara tersebut bisa di darati pesawat yang berbadan panjang seperti
jenis Boing sehingga ada jalur penerbangan Ketapang-Jakarta dan ke daerah
daerah lain.
“Hal ini sangat penting yang
harus disampaikan dalam Musrenbang perubahan RPJMD Kabupaten Ketapang tahun
2016-2021“,kata Bupati.
Menurut Bupati mengingat
banyaknya investor asing yang ada di daerah ini, Pemkab Ketapang harus
memberikan pelayanan yang sebaik baiknya, sektor pertambangan memberikan
kontribusi yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi Kalbar, namum demikian
dengan tidak mengesampingkan sektor sektor lain.
Bupati menambahkan berkaitan
dengan penyusunan perubahan RPJMD 2016-2021 bersamaan dengan penyusunan RPJMD Provinsi
Kalbar tahun 2018-2023, bisa pararel sehingga bisa menjamin terintegrasi,
singkronisasi dengan baik antara RPJMD Kabupaten Ketapang dan RPKMD Provinsi
Kalbar.
Dalam forum tersebut Bupati
juga menyampaikan beberapa hal terkait yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi
Kalimantan Barat, seperti ruas ruas jalan provinsi yang ada di Kabupaten
Ketapang, agar pembangunannya terus dilanjutkan hingga rampung.***(PK/LKBK65).
Gambar : Dokumen Humas Sekda Ketapang untuk
LKBK65
Editor :
Fahrozi
________________________
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI
REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”




Post a Comment