KETAPANG – Tentara Menunggal Membangun Desa (TMMD) ke 102 yang
dilaksanakan selama 30 hari mulai tanggal 10 Juli – 08 Agustus 2018 resmi
ditutup. TMMD yang dipusatkan di Kecamatan Hulu Sungai Kabupaten Ketapang
ditutup oleh Kasad TNI yang diwakili Staf Ahli Bidang Social Budaya Pangdam XII
Tanjung Pura Kolonel (Inf) Isa Ansori, di Senduruhan, Kecamatan Hulu
Sungai, Rabu (08/08/2018) pagi.
Kepala
Staf Angkatan Darat (KASAD) yang diwakili Staf Ahli Bidang Sosial Budaya
Pangdam XII Tanjungpura Kolonel Inf. Isa Ansori, dalam penutupan TMMD di Desa
Senduiruhan Kecamatan Hulu Sungai Kabupaten Ketapang meminta para
prajurit mempertahankan semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara
TNI-Rakyat dengan selalu hadir di tengah masyarakat dan membantu penyelesaian
masalah serta memberikan kontribusi untuk kesejahteraan masyarakat. Jangan
mudah terhasut dan terprovokasi oleh pihak manapun yang dapat merusak persatuan
dan kesatuan bangsa.
Selain
itu, diingatkan juga meningkatkan semangat gotong royong sebagai warisan budaya
bangsa yang sudah terbina dengan baik selama ini sebagai upaya menjaga imunitas
bangsa guna menghadapi berbagai ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan
terhadap keutuhan wilayah dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Pelihara hasil program TMMD
ke-102 ini, agar manfaatnya dapat dinikmati oleh warga masyarakat dalam kurun
waktu yang cukup panjang”, tegas Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) yang diwakili Staf
Ahli Bidang Sosial Budaya Pangdam XII Tanjungpura Kolonel Inf. Isa Ansori.
Selain
itu para Dansatgas TMMD ke-102, diminta melakukan evaluasi secara menyeluruh
terhadap pelaksanaan TMMD untuk dijadikan bahan perbaikan pada TMMD mendatang.
Sedangkan kepada para prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD, diucapkan
terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja kerasnya.
Dengan selesainya kegiatan ini segera kembali induk pasukan masing-masing dan
perhatikan factor keamanan selama perjalanan.
Selain itu disampaikan
juga bahwa pembangunan wilayah desa merupakan salah satu realisasi
dari kebijakan nasional Nawacita yang ingin mewujudkan pembangunan Indonesia
dari pinggiran. Salah satu titik focus dari pembangunan nasional ini berupaya
untuk mewujudkan kestabilan dan kemajuan Indonesia secara keseluruhan.
”Melalui pembangunan
inilah, potensi yang ada dipedesaan harus dikembangkan dan kekuarangan
yang ada harus diatasi, guna mencapai pemerataan, pertumbuhan serta kemandirian
desa secara berkelanjutan,” tegas Jenderal TNI disampaikan Staf Ahli Bidang
Social Budaya Pangdam XII Tanjung Pura Kolonel Inf. Isa Ansori.
Diterangkannya,
salah satu peran nyata TNI dalam mendukung pembangunan tersebut adalah turut
serta pada kegiatan TMMD ke 102 tahun 2018 yang diselenggarakan selama
30 hari mulai tanggal 10 Juli sampai 08 Agustus 2018. Selain mewujudkan
kemanunggalan TNI dan rakyat, TMMD yang dilaksanakan 3 kali dalam setahun ini
juga merupakan wahana untuk menggelorakan kembali semangat gotong royong, dan
rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan serta ketahanan nasional guna menjaga
keutuhan NKRI kepada masyarakat dan khususnya generasi milenial.
Sementara
itu, Bupati Ketapang yang diwakili Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan
Pemerintahan Desa Kabupaten Ketapang, Suriansyah S.Sos mengucapkan terima kasih
kepada TNI yang bekerja dengan pihak pemerintah dan masyarkat dapat membangun
Desa Senduruhan ini dengan karya bakti dapat melibatkan masyarakat yang
hasilnya dapat dinikmati bersama.
Selain itu, ia meminta kepada
para masyarakat Desa Senduruhan agar hasil yang dapat pada hari ini dapat di
pelihara bersama untuk kepentingan bersama.
“Apa yang telah disampaikan
oleh Bapak Dandim tadi bahwa kita tidak putus hubungan, untuk di Kecamatan Hulu
Sungai ini, seperti arahan dari Bapak Bupati bahwa untuk tahun 2019 TMMD
masih diarahkan untuk Kecamatan Hulu Sungai yaitu akan membangun desa,
membangun juga jalan dari Menyumbung ke Beginci Darat rencananya jadi tahun
2019 masih di Hulu Sungai dipusatkan kegiatan TMMD mungkin akan berlanjut tahun
2020 sesuai arahan Bapak Bupati, mari bersama untuk akan datang kita kerja lagi
seperti dulu, karena kita tadi sudah meliahat hasilnya termasuk pembangunan air
bersih, rehab gereja, dan perbaikan jalan-jalan”, tuntas Suriansyah.***(PK/LKBK65).
Penulis : Andi Candra
Editor : M. Fahrozi
Gambar
: Dokumen Humas Sekda
Ketapang untuk LKBK65
_________
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI
HARUS MENDAPAT IZIN
TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”








Post a Comment