SELAMAT DATANG DI PORTAL LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) - UNTUK INDONESIA KAMI ADA
Home » , , , » Ratusan Anggota TNI – Polri dan ASN di Ketapang Lakukan Sholat Istisqa

Ratusan Anggota TNI – Polri dan ASN di Ketapang Lakukan Sholat Istisqa

Written By lkbk on Monday, August 27, 2018 | 2:23 PM

KETAPANG – Ratusan anggota TNI, Polri, dan aparatur sipil negara (ASN) melakukan sholat istisqa (meminta hujan-red), dikarenakan kemarau yang melanda Ketapang sehingga terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang menimbulkan bencana asap sangat merugikan ekosistem makhluk hidup.

Sholat Istiqa meminta hujan dipimpin oleh Ustadz Dudung Basuni, dan dihadiri Wakil Bupati Drs H Suprapto, S, bersama Kapolres Ketapang AKBP Yuri Nurhidayat, Asisten dan para Kepala Dinas turut serta melaksanakan sholat Istisqa dan mendengarkan khutbah yang disampaikan Ustad Dudung Basuni, bertempat dihalaman Kantor Bupati Ketapang, Senin (27/08/2018) pagi.

Ustadz Dudung Basuni mengajak umat Islam untuk intropeksi diri masing masing, terhadap perbuatan yang dilakaukan selama ini, karena terlalu banyak nikmat Allah yang diterima dan dirasakan.

Menurut Ustadz Dudung, meskipun daun daun dibuat kertas, ranting pohon dibuat pensil dan air lautan dibuat tinta, serta jin dan manusia berkumpul mencatat nikmat Allah, tidak akan mampu dilakukan karena nikmat Allah terlalu banyak.

Menurutnya lagi, bahwa ada satu nikmat yang sering dilupakan orang, yaitu Allah SWT telah menutup diri sendiri di depan orang banyak. “Banyak menyanjung kita, menghormati kita, mesti kita sadari bukan karena kita hebat tetapi hebatnya ALllah SWT, rahimnya Allah telah menutup aib aib kita“,kata Ust. Dudung.

Selain itu diantara nikmat Allah yang paling besar yaitu Allah jadikan kita sebagai manusia sebaik-baiknya ciptaan yang harus kita syukuri dan dipahami, tetapi sebaik baiknya manusia bukan karena paras rupa tubuhnya atau status sosialnya, akan tetapi mulianya manusia karena dia beriman kepada Allah.

Dalam berkehidupan tentunya terdapat banyak permasalahan permasalahan yang dialami, lalu kepada siapakah semuanya kita mengadu kepada dzat pencipta segala galanya, Ia adalah pencipta bumi daratan dan lautan, Dia adalah Allah SWT.

“Maka hari ini kita bersama minta pertolongan kepada Alllah SWT, agar Allah segera menurunkan hujan yang membawa rahmad dan membawa barakah, bukan hujan yang membawa bencana “, harap Ust. Dudung.

Ustadz Dudung menukilkan kisah di zaman Nabi Musa AS, waktu itu terjadi musim kemarau yang berkepanjangan. Kemudian Nabi Musa AS mengajak kaumnya melakukan Shalat Istisqa di sebuah lapangan.
Nabi Musa AS dan kaumnya berdoa agar diturunkan hujan. Tetapi Allah SWT tak kunjung menurunkan hujan. Nabi Musa AS dan kaumnya mulai gelisah. Allah berfirman kepada Nabi Musa AS, penyebab belum diturunkannya hujan adalah karena ada seorang lelaki yang melakukan dosa selama 40 tahun.

Selagi orang itu masih ada dan tidak bertaubat maka Allah SWT tidak akan menurunkan hujan. Mendengar itu Nabi Musa menyampaikan kepada kaummnya agar siapa saja yang merasa melakukan dosa selama 40 tahun ke luar dari lapangan itu.

Gara-gara pendurhaka itu doa mereka jadi terhalang. Tetapi tak ada yang keluar. Tidak lama sesudah itu turunlah hujan lebat. Nabi Musa bertanya kepada Allah SWT, kenapa hujan turun padahal belum ada orang yang ke luar dari barisan itu.

Allah berfirman kepadanya, “Hai Musa, orang yang berdosa itu sudah bertaubat diam-diam. Tak perlu aku beritahu kepadamu siapa orangnya. Diwaktu dia bergelimang dosa saja aku tutup aibnya, apa lagi setelah dia bertaubat",kata Ustadz Dudung.***(PK/LKBK65). 

Penulis       : Alwi
Editor         : M. Fahrozi
Gambar      : Dokumen Humas Sekda Ketapang untuk LKBK65
_______________________________________________________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
Share this post :

Post a Comment