JAKARTA – Markas
Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) menggelar latihan Tari Poco-Poco
dengan melibatkan 10 ribu Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI serta
istri-istri prajurit, terdiri dari Mabes TNI 1.000 orang, TNI AD 4.000 orang,
TNI AL 2.500 orang dan TNI AU 2.500 orang, bertempat di Plaza Mabes TNI
Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (24/7/2018).
Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto saat
meninjau kegiatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada para peserta
yang sudah meluangkan waktu untuk ikut latihan Tari Poco-Poco dengan penuh
semangat dan tertata rapih.
“Saya melihat gerakan latihannya
sudah cukup bagus dan kompak. Kalian semua akan berpartisipasi dalam
pemecahan Guinness World Records Tari Poco-Poco pada hari
Minggu, 5 Agustus 2018 mendatang,” ucapnya.
Lebih lanjut Ibu Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan
bahwa pemecahan rekor Guinness World Records Tari Poco-Poco
ini, selain mampu meningkatkan harga diri bangsa Indonesia, mampu pula
melestarikan, mengembangkan budaya asli Indonesia, serta meningkatkan Industri
Pariwisata Indonesia melalui olahraga rekreasi masyarakat. “Sebagai
perwakilan TNI dalam acara tersebut, seluruh peserta harus
menampilkan yang terbaik,” tegasnya.
“Bapak-bapak dan Ibu-ibu adalah
wakil dari TNI, untuk itu saya mohon agar serius dan konsentrasi dalam
melaksanakan latihan karena membawa nama baik bangsa Indonesia, agar dapat memecahkan Guinness
World Records sehingga Tari Poco-Poco diakui oleh dunia sebagai milik
bangsa Indonesia,” terangnya.
Pada kesempatan yang sama,
Koordinator Umum Latihan Tari Poco-poco untuk TNI Brigjen TNI Sapriadi, S.I.P.
mengatakan bahwa latihan Tari Poco-Poco yang dilaksanakan di Mabes TNI
merupakan program pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik
Indonesia (Kemenpora) bekerja sama dengan Federasi Olahraga Kreasi dan Budaya
Indonesia (FOKBI) dalam rangka pemecahan Guinness World Records Tari
Poco-Poco.
“Tari Poco-Poco 2018 akan diikuti
sebanyak 65.000 peserta terdiri dari prajurit TNI, Polri, PNS, pelajar,
mahasiswa dan masyarakat, rencananya akan dilakukan di arena car free
day, mulai dari halaman Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat, Silang
Monas, Bundaran Hotel Indonesia, hingga Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH
Thamrin,” kata Brigjen TNI Sapriadi yang sehari-hari menjabat Kepala Pusat
Jasmani dan Peraturan Militer Dasar (Kapusjaspermildas) TNI.***(SP/LKBK65).
Editor : M. Fahrozi
Gambar : Dokumen Puspen TNI untuk LKBK65
_________
“MENGUTIP SEBAGIAN
ATAU SELURUH ISI PORTAL INI
HARUS MENDAPAT IZIN
TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
__________









Post a Comment