KETAPANG – Beberapa
hari ini warga masyarakat Ketapang, Kalimantan Barat, khususnya bagi pengguna
jalan D.I. Panjaitan yang merupakan jalan Nasional megeluh, karena usai jalan
tersebut dikerjakan masih banyak bertebaran material yang mengakibatkan
terganggunya arus lalu lintas dan bahkan rawan kecelakaan.
Melihat kondisi jalan seperti itu Badan Pemadam
Kebakaran Yayasan Dharma Bakti Ketapang, prihatin sehingga pihaknya menurunkan
anggota untuk melakukan pembersihan material yang masih tersisa tersebut,
Selasa (24/07/2018) malam.
“Kita prihatin dengan kondisi jalan protokol dalam Kota
Ketapang yang menyisakan material kerjaan yang rawan terhadap keselamatan
pengguna jalan, dan kita juga merespon keluhan masyarakat, jadi kita berupaya
bantu semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan kita, walaupun masih jauh dari
harapan”, terang Candra Tan, Ketua BPK Yayasan Dharma Bakti Ketapang, kepada
media ini.
Candra Tan berharap semoga pihak yang terkait segera
menyelesaikan sisa pekerjaannya, sehingga keamanan dan keselamatan pengguna
jalan bisa terjamin.
Selanjutnya Candra Tan berkata, bahwa untuk melakukan
pembersihan materian yang bertebaran itu pihaknya menurunkan 2 unit mobil
tangki dengan jumlah personil 20 orang, dan dibantu pihak Kepolisian serta
masyarakat setempat.
“Kita gunakan sapu dan sekop serta semprot air gunakan
mobil tangki. Supaya tidak menimbulkan debu, karena pengguna jalan dan yang
berdagang makanan masih beraktivitas”, ungkap Candra Tan, seraya mohon maaf
jika kegiatan yang mereka lakukan belum bisa maksimal dan mengganggu aktivitas
pengguna jalan selama kegiatan berlangsung.
Seperti diberitakan sebelumnya di media ini, bahwa
pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,
melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Kalimanatan
Barat, sedang melaksanakan pembangunan paket proyek Preservasi Rekonstruksi
Jalan dan Rutin Jembatan Ruas Siduk – Ketapang, dari dana APBN Tahun Anggaran
2018 sebesar Rp. 42.499.316.400, yang waktu pelaksanaannya selama 365 hari
kalender oleh PT. Cipta Sentosa.
Adapun prioritas ruas jalan nasional yang tengah
dikerjakan oleh PT. Cipta Sentosa saat ini adalah pelebaran dan pengaspalan
jalan D.I. Panjaitan sepanjang 1,4 kilometer yang dinilai mengalami kerusakan
berat, dan pengerjaannya dimulai dari simpang RSUD dokter Agoesdjam hingga
simpang Polres Ketapang, dimana jalan ini masuk dalam proyek APBN 2018 Ketapang
– Siduk sepanjang 9 kilometer.
Jalan D.I.Panjaitan yang semula lebarnya sekitar enam
meter lebih, kini telah dilebarkan menjadi delapan meter, kemudian juga
ditinggikan setebal 30 centimeter menggunakan LPA (Lapis Pondasi Atas) sebelum
dihotmix. Setelah ditinggikan baru dilakukan pengaspalan setebal 7
centimeter.***(Halim Anwar/LKBK65).
Gambar
: Pengurus BPK
Yayasan Dharma Bakti, dibantu oleh anggota Polisi dan masyarakat setempat
membersihkan material bekas bekas pengerjaan jalan D.I Panjaitan yang merupakan
jalan Nasional. ***(Ist)
_________
“MENGUTIP SEBAGIAN
ATAU SELURUH ISI PORTAL INI
HARUS MENDAPAT IZIN
TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
__________






Post a Comment