
SINGAPURA – Forum tahunan Combined
Annual Report Meeting (CARM) Indonesia
Singapore (Indosin) High
Level Committee (HLC)
adalah sarana dalam menjajaki berbagai peluang strategis untuk memperkokoh
hubungan antara kedua Angkatan Bersenjata.
Hal
tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dalam
sambutannya pada acara jamuan makan malam Sidang ke-21 CARM Indosin HLC, bertempat
di Leo and Capricorn
Ballroom, Marina Mandarin Hotel, Singapura, Senin (9/7/2018)
malam.
Pada
kesempatan tersebut, Panglima TNI selaku Ketua Delegasi Indonesia menyampaikan
ucapan selamat atas kenaikan pangkat Panglima Angkatan Bersenjata Singapura
Mayor Jenderal Melvyn Ong menjadi Letnan Jenderal terhitung mulai tanggal 1
Juli 2018 yang lalu.
“Saya
yakin dan percaya dibawah kepemimpinan Letnan Jenderal Melvyn Ong, Angkatan
Bersenjata Singapura akan semakin maju, demikian pula dengan kerja sama antara
TNI dan SAF juga akan semakin erat dan memberi manfaat bagi kedua negara,”
ucapnya.
Marsekal
TNI Hadi Tjahjanto juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas
penerimaan Letnan Jenderal Melvyn Ong dan segenap delegasi HLC Singapura yang
penuh dengan persahabatan sejak ketibaan di Paya Lebar Air
Force Base.
Dalam
kesempatan tersebut, Panglima TNI mengatakan bahwa kerja sama bilateral
merupakan sebuah keniscayaan dalam lingkungan regional dan global, serta dalam
menghadapi berbagai tantangan dewasa ini.
Lebih
lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mendorong para peserta Sidang CARM Indosin
HLC ke-21 yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 Juli 2018 untuk terus mencari
peluang inovatif guna meningkatkan kerja sama dalam menjawab
berbagai tantangan yang semakin kompleks.
“Ide-ide
baru harus dapat mendukung kepentingan kedua belah pihak, saling menguntungkan
serta berlandaskan semangat saling menghormati integritas dan kedaulatan
masing-masing negara”, tambahnya.
Sementara
itu, Pangab Singapura Letnan Jenderal Melvyn Ong selaku Ketua Delegasi
Singapura mengatakan bahwa Indonesia dan Singapura merupakan teman dekat dan
tetangga baik serta memiliki hubungan bilateral yang kuat dan komprehensif yang
telah dikembangkan selama bertahun-tahun.
Menurut Letnan
Jenderal Melvyn Ong, pengalaman Indonesia dan Singapura dalam berinteraksi dan
berlatih bersama telah membantu kedua negara bekerjasama secara efektif,
seperti bunyi peribahasa “berat sama dipikul, ringan sama dijinjing”, ucapnya.
Lebih
lanjut Pangab Singapura menyampaikan bahwa kehadiran sahabat dari TNI pada
acara makan malam ini merupakan kehormatan bagi SAF. Jamuan
makan malam ini adalah penghormatan kepada sahabat TNI untuk kerja
keras dan dedikasinya untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara.***(SP/LKBK65).
Gambar : Dokumen Puspen TNI untuk LKBK65.
Editor : M. Fahrozi
_________
“MENGUTIP SEBAGIAN
ATAU SELURUH ISI PORTAL INI
HARUS MENDAPAT IZIN
TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”






Post a Comment