PONTIANAK - Meningkatkan
kemampuan beladiri perlu banyak latihan. Ini karena berguna untuk ketajaman
reflex. Sebab, reflek adalah sinyal saraf yang menghasilkan reaksi otot
dari rangsangan luar. Contohnya saja, jika kita melihat pukulan
tangan lawan melayang ke arah kepala Anda, maka otak Anda akan mengirim sebuah
sinyal ke tangan untuk menahan pukulan tersebut sebelum mengenai Anda.
Tips di atas itulah disampaikan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat,
Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH, ketika pelaksanaan latihan
beladiri di lapangan Mapolda Kalbar, Jumat, 20 Juli 2018.
Jenderal bintang dua itu menjelaskan, memiliki refleks yang baik akan
menunjang performa, gerak tubuh, dan aktivitas fisik dalam menunjang kinerja
anggota Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kegiatan ini bertujuan mengasah kembali kemampuan perorangan dan juga
menyegarkan lagi kemampuan beladiri Polri yang telah kita dapat selama
mengikuti pendidikan. Beberapa anggota terlahir dengan refleks yang cepat,
namun beberapa anggota lainnya harus dengan berlatih untuk memiliki waktu
reaksi yang lebih cepat terhadap rangsangan luar, ” tutur Kepala Kepolisian
Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.
Orang nomor satu di Kepolisian Daerah Kalimantan Barat itu berkata, anggota
Polri harus terus berlatih meningkatkan kemampuan beladiri untuk melindungi
warga masyarakat . Selain itu juga, berguna mempertahankan diri sendiri dari
aksi kejahatan dengan menggunakan teknik menghindar dan menangkis.
“Polda Kalbar tidak tinggal diam dalam menghadapi kejahatan, kita mengambil
langkah-langkah cepat dengan memperketat pengamanan dan meningkatkan
kewaspadaan,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal
Polisi Drs Didi Haryono SH MH.
Peningkatan kemampuan perorangan bagi anggota Polda Kalbar ini, sebagai
bentuk peningkatan kewaspadaan bagi anggota Polri saat menjalankan tugas di
lapangan. “Siapa saja bisa menjadi sasaran pelaku kejahatan, oleh itulah kita
terus melatih kemampuan perorangan. Walaupun pimpinan ada ajudan, kita tetap
dilatih kemampuan perorangannya,” ucap Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan
Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.
Selain latihan beladiri, Polda Kalbar dan jajaran juga rutin mengadakan
latihan menembak, dan juga melaksanakan olahraga bersama TNI. Selain untuk
meningkatkan kemampuan anggota, latihan maupun olahraga juga untuk meningkatkan
kekompakan, sinergisitas antar anggota Polri dan TNI di Kalimantan Barat.***(LKBK65).
Penulis : AKP Cucu Safiyudin, S.Sos,SH,MH, Kepala
Urusan Liputan Produksi Dokumentasi (Lipprodok) Humas Polda Kalimantan Barat.
Editor : M. Fahrozi
Gambar :
Dokumen Humas Polda Kalbar untuk LKBK65
_________
“MENGUTIP SEBAGIAN
ATAU SELURUH ISI PORTAL INI
HARUS MENDAPAT IZIN
TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”






Post a Comment