SEI MENGGARIS – Bakamla RI mengunjungi
salah satu sekolah yang berada di daerah terpencil di perbatasan Indonesia -
Malaysia, dalam rangka menyebarkan pengetahuan mengenai Bakamla RI dan demi
membangun generasi muda bervisi maritim. Satuan Kerja Humas Bakamla RI yang
dipimpin oleh Kepala Bagian Humas dan Protokol Bakamla RI Kolonel Laut (KH)
Drs. Toni Syaiful beserta rombongan, melakukan sosialisasi di Sekolah Menengah
Pertama (SMP) Negeri 01, Sei Menggaris, Jl. Kanduangan, Rt.04, Desa Sekanduyan
Taka, Kecamatan Sei Menggaris, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu
(28/07/2018).
Kedatangan rombongan Humas Bakamla RI di sambut oleh Guru Wali Kelas 8
Suparman, S.Pd, beserta jajarannya, dan siswa/siswi murid SMP 01 Kanduangan.
Kesempatan ini terbilang cukup langka, mengingat sulitnya medan yang
ditempuh dan perjalanan jauh yang harus dilalui untuk mencapai sekolah ini.
Memanfaatkan momen, Kabag Humas dan Protokol memberikan pemahaman seputar
Bakamla RI dengan gaya bahasa yang ringan dan menarik bagi para siswa.
Informasi yang disampaikan berupa profil, tugas dan fungsi, visi dan misi
Bakamla RI, pengetahuan kemaritiman, serta hal yang terkait bela negara dan
cinta tanah air.
Sebagai bentuk kepedulian dan kenang-kenangan, Tim Humas Bakamla RI
menyerahkan bantuan berupa peralatan olah raga, dan alat tulis, yang secara
simbolis diserahkan oleh Kabag Humas dan Protokol.
Tidak hanya itu, guna membangun suasana kedekatan dan keakraban antara Tim
Humas Bakamla RI dengan para siswa, diadakanlah kuis tanya jawab dengan materi
pertanyaan seputar Bakamla RI, pengetahuan kemaritiman, sejarah perjuangan
kemerdekaan bangsa Indonesia, serta kewilayahan geografi yang dipandu oleh Kasubbag
Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono.
Hal ini direspon dengan antusias oleh para siswa, yang ditunjukkan
dengan cepatnya jawaban yang diberikan untuk setiap pertanyaan yang dilempar
oleh Kasubbag Humas. Usut punya usut, Perwira Menengah Bakamla RI ini pernah
bertugas menjaga perbatasan Indonesia - Malaysia di daerah tersebut sewaktu
masih bergabung dengan pasukan Marinir TNI AL. Souvenir menarik tak lupa
diberikan bagi siswa yang menjawab pertanyaan sebagai bentuk penghargaan
terhadap keberanian mereka.
Sekilas tentang SMP 01 Sei Menggaris yang ada di Desa Sekanduyan Taka ini
mulai aktif sejak tahun 2015, yang menggunakan gedung Sekolah Dasar Negeri 04
Sei Menggaris secara bergantian. Awalnya sekolah ini menggunakan kolong rumah
Kepala Desa .... , dan pada tahun 2015 di relokasi ke bangunan sekolah yang
lebih layak.
Teknis proses belajar mengajar di sekolah ini, terbagi menjadi dua sesi.
Pagi hari mulai pukul 07.30 - 12.00 WITA, bangunan sekolah digunakan untuk
kegiatan belajar/mengajar siswa sekolah dasar. Selanjutnya, sejak pukul 12.30 -
16.00 WITA digunakan untuk kegiatan belajar mengajar siswa sekolah menengah
pertama.
Seperti halnya sekolah lain di pelosok pedalaman Indonesia, siswa yang
belajar di SMP 01 Sei Menggaris Desa Sekanduyan Taka ini dapat dibilang masih
sangat minim. Jumlah keseluruhan siswa kelas 7 sampai kelas 9 hanya sebanyak 33
siswa. Hal ini disebabkan karena jumlah penduduk yang bermukim di pedalaman
perbatasan masih sedikit dan hidup berpencar-pencar, sebagian besar hidup sebagai
petani kebun kelapa sawit dan petani rumput laut.
Untuk mencapai daerah ini dari Kabupaten Nunukan membutuhkan waktu selama
kurang lebih dua jam perjalanan dengan menggunakan transportasi air speed boat,
yang dilanjutkan dengan perjalanan darat. Jalur yang dilalui masuk dari Selat
Nunukan melewati pos lintas batas laut Malaysia, kemudian masuk lebih dalam dan
perairan makin menyempit saat melewati pos lintas batas perairan Indonesia.
Perjalanan air berakhir di Dermaga Kayu Sungai Ular. Untuk sampai ke sekolah
ini, dari Sungai Ular diperlukan perjalanan darat sekitar satu jam dari titik
nol jalan darat Trans Kalimantan hingga Desa Sekaduyan Taka.
Sekolah ini menjadi perhatian khusus Tim Humas Bakamla RI, mengingat para
siswa perlu terus dibina terutama dalam pemahaman kenegaraan dan kemaritiman.
Selain itu, pengetahuan tentang pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan
laut, pelestarian lingkungan ekosistem laut, dan kekayaan alam di dalamnya
perlu untuk terus disuarakan. Hal ini penting, karena para siswa dan
keluarganya, tidak lepas dari aktifitas melaut, sebagai salah satu mata
pencaharian penduduk sekitar.
Lebih lanjut, salah satu program Tim Humas Bakamla RI bidang sasaran non
fisik, bertujuan untuk membangun karakter mental generasi muda penerus bangsa
yang sadar betul akan pentingnya kedaulatan Negara Kepulauan Republik
Indonesia.
Tak lupa, Tim Humas Bakamla RI kerap kali menyuarakan sasanti yang tertanam
di jiwa setiap personelnya. Raksamahiva Camudresu Nusantarasya - Kami Penjaga
Lautan Nusantara. ***(SP/LKBK65).
Editor : M Fahrozi
Gambar :
Dokumen Bakamla RI untuk LKBK65
_________
“MENGUTIP SEBAGIAN
ATAU SELURUH ISI PORTAL INI
HARUS MENDAPAT IZIN
TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
__________



Post a Comment