KETAPANG – Hajad (hari jadi)
Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, yang terus menerus menjadi pembicaraan apakah dirayakan atau tidak oleh Pemkab Ketapang, mendapat
tanggapan dari berbagai kalangan, termasuk mantan Ketua DPRD Ketapang,
Ir.H.Gusti Kamboja pun angkat bicara.
Kepada media
ini Gusti Kamboja berkata, bahwa mengenai hari jadi Kabupaten Ketapang ke 600
tahun yang jatuh pada 11 Maret itu, dirinya selaku pribadi mengucapkan Tahniah,
semoga Kabupaten Ketapang menjadi tempat yang lebih baik dan nyaman bagi
penghuninya.
“Meski tidak
diperingati hari Jadi Ketapang merupakan milik masyarakat Ketapang yang digali
dari peristiwa sejarah dan bukti arkeologi. Jadi silahkan masyarakat Ketapang
memperingati secara mandiri, misalnya cukup dengan berdoa”, kata Gusti Kamboja, yang juga merupakan orang yang terlibat lansung dalam proses penetapan Perda Hajad Ketapang itu, Kamis (08/03/2018) pagi.
Selanjutnya
kata Gusti Kamboja, hari jadi Ketapang merupakan eksistensi sebuah peradaban
dan sejarah sosial masyarakat Ketapang yang kemudian hari menjadi Kabupaten
Ketapang hingga saat ini.
“Tidak
diperingatinya hari jadi sama saja kita mengingkari sebuah peradaban dan
sejarah sosialnya serta menghilangkan kepercayaan diri masyarakat Ketapang
tentang sejarah lokalnya”, pungkas Gusti Kamboja.***(Halim Anwar/LKBK65).
Gambar : Ir.H.Gusti Kamboja.***(Ist).
______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI
HARUS SEIZIN TERTULIS
DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
_______

+ komentar + 2 komentar
Apakah 600 tahun itu memperingati hari jadi "Kota" Ketapang, ataukah terbentuknya Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang? Mohon koreksinya.
Pemkab Ketapang lahir setelah kemerdekaan RI. 600 tahun lahirnya wilayah/kota sebagai kesatuan sosiologis dan budaya yang hariini disebut Ketapang
Post a Comment