JAKARTA – Sejumlah personel
Bakamla RI mengikuti pelatihan Pengamanan Informasi dan Sandi hingga Jumat
mendatang. Pembukaan diwakili oleh Kasubdit Dukungan Latihan Kolonel Laut (T)
Robby Darwin, S.E., M.M., membacakan kata sambutan Deputi Operasi dan Latihan
Bakamla RI Laksma TNI Semi Joni Putra, di Hotel Aston Priority Simatupang, Jakarta
Selatan, Rabu (19/03/2018) kemarin.
Kapus Diklat Badan Siber dan Sandi Negara Dra. Retno Artinah Suryandari
turut hadir dalam acara pembukaan tersebut bersama Kabid Diklat Teknis dan
Fungsional BSSN Letkol CHB Agus Sukoyo selaku Koordinator pelaksanaan pelatihan
dari BSSN.
Pelatihan juga didukung oleh nara sumber dari BSSN, dan diikuti 20 personel
Bakamla dari berbagai bagian atau direktorat baik kantor pusat Jakarta maupun
yang ada di daerah, antara lain dari Pengolahan Basis Data, Verifikasi, Biro
Umum, Evaluasi Strategi, Tata Usaha, Penyusunan Rencana dan Anggaran, Monev
Litbang, Dokumentasi Data dan Jaringan, Potensi Keselamatan Laut, Perencanaan
Kebijakan, Inspektorat, Zona Maritim Barat dan Timur, SPKKL Teluk Mata Ikan,
TBK, Bali, Tarakan, Kema, serta ABK KN Ular Laut 4805.
Kasubdit Penyelenggaraan Latihan Kombes Pol Benny Iskandar, S.IK., M.Si
selaku ketua panitia mengatakan pelatihan ini diperlukan untuk menyiapkan personel
Bakamla RI agar memiliki pola pikir yang teliti dan tajam sehingga dapat
bertindak dan menganalisa perkembangan situasi secara akurat dan menjamin
keamanan informasi.
Hal itu sejalan dengan apa yang disampaikan Deputi Opslat dalam
sambutannya, bahwa terdapat tiga aspek yang harus dipenuhi dalam keamanan
informasi di organisasi manapun, yaitu aspek kerahasiaan (confidentiality),
keutuhan data (data integrity), dan ketersediaan (availability). Ada pula aspek
tambahan yang harus dipenuhi yaitu otentikasi penyedia/penerima informasi
(authentication) serta nir penyangkalan (non repudiation).
Bakamla dalam menghadapi tantangan kedepan dalam konteks penggunaan
teknologi informasi untuk mendukung pelaksanaan tugas sesuai amanat UU 32/2014
tentunya mutlak harus didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki
kompetensi di bidang teknologi informasi yang terlatih dengan baik, lanjutnya.
Kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh Direktorat Latihan Bakamla RI
ini berlangsung selama lima hari dan dilaksanakan dengan metode kegiatan di
kelas dan studi lapangan.***(SP/LKBK65).
Gambar : Dokumen Humas Bakamla RI untuk LKBK65.
_________
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI
HARUS SEIZIN TERTULIS
DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
__________

Post a Comment