PONTIANAK – Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak,
Kalimantan Barat, melalui mahasiswa himpunan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
(Fisip) Untan menyelenggarakan kegiatan Dialog Publik, hari ini, Rabu, 28 Maret
2018. Diskusi ini mengambil tema "Peran Mahasiswa Membangun Pemilih Cerdas
untuk Mewujudkan Pilkada 2018 yang Berkualitas dan Berintegritas di Kalimantan
Barat". Lokasi diskusi santai ini di Aula Rektorat Untan
Pontianak.
Adapun
sebagai narasumber diskusi adalah, Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Drs Didi
Haryono, SH MH, diundang langsung dalam kegiatan ini. Selain itu kegiatan ini
juga dihadiri oleh Rektor Untan, Prof. Dr. H. Thamrin Usman, DEA, Dekan Fisip
Drs. Sukamto, M.Si, BEM Untan, Muhammad Al-Iqbal, Ketua KPU Prov Kalbar, Ketua
Bawaslu Kalbar, Wakil Rektor III dan IV, dosen, dan mahasiwa yang berjumlah
kurang lebih 200 orang.
Dalam dialog
publik tersebut Rektor Untan, Prof. Dr. H. Thamrin Usman, DEA, menyampaikan
sekaligus membuka kegiatan dialog publik . "Tujuan demokrasi indonesia
ialah menciptakan kehidupan masyarakat yang sejahtera dengan konsep kejujuran,
keadilan, dan keterbukaan. Mewujudkan
kedaulatan negara yang berasal dari rakyat, untuk rakyat, dan oleh
rakyat," kata Prof. Dr. H. Thamrin Usman, DEA,
"Semoga
tujuan ini dapat tercapai sehingga Pilkada di provinsi Kalimatan Barat dapat
menjadi Pilkada yang berkualitas dan berintegritas," ujar Rektor Untan,
Prof. Dr. H. Thamrin Usman, DEA, menambahkan.
Setelah
dibukanya kegiatan dialog publik, kegiatan dilaksanakan dengan kegiatan Fragmentasi
drama yang ditampilkan oleh Komunitas Santri IAIN Pontianak. Dilanjutkan dengan
pembacaan deklarasi damai yang dibacakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)
Provinsi Kalimantan Barat yang disaksikan langsung oleh Kapolda Kalbar, Rektor
Untan, Dekan Fisip, Ketua Bawaslu, Ketua KPU Prov Kalbar, dan seluruh peserta
yang hadir.
Terakhir,
kegiatan penandatangan surat Deklarasi Damai dan penyematan Pin Pilkada Damai
kepada perwakilan dari Badan Eksekutif Mahasiwa se Kalimantan Barat.
Setelah pelaksanaan
seluruh rangkaian kegiatan tersebut, Kapolda Kalimatan Barat sebagai keynote
speaker menyampaikan Peran kepolisian Dalam Meminimalisir Indeks Kerawanan
Sosial dalam Pilkada Serentak Tahun 2018 di Kalimantan Barat. Selain itu,
Kapolda Kalbar mengucapkan apresiasinya terhadap ide diselenggarakan nya
kegiatan Dialog Publik ini, apalagi ada kegiatan deklarasi seperti tadi.
Dalam
kesempatan tersebut, Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs Didi Haryono, SH MH,
menyampaikan bahwa Kalimantan Barat merupakan provinsi terluas ke empat setelah
Papua, Kaltim, dan Kalteng. Meskipun begitu, kalbar termasuk provinsi yang
kaya. Kaya dengan tambang dan mineral nya, kaya dengan lautannya, kaya dengan
potensi manusianya.
"Mahasiswaharapan
kita semua untuk menjadi pemimpin pemimpin yang dapat mengelola SDA kita yang
kaya raya," tutur Irjen Pol Drs Didi Haryono, SH MH.
"Gali
potensi diri masing masing, biasakan untuk disiplin, dan menjadi pribadi yang
sukses dan berhasil serta selalu bersyukur terhadap Tuhan YME," ucap Irjen
Pol Drs Didi Haryono, SH MH, penuh harapan pada generasi muda, apalagi
mahasiswa adalah agen perubahan.
Irjen Pol
Drs Didi Haryono, SH MH mengingatkan kepada seluruh mahasiswa untuk tidak main
main dengan narkoba. "Mahasiswa sudah dewasa, sudah tahu bahayanya,".
Irjen Pol
Drs Didi Haryono, SH MH menyampaikan bahwa setiap perkumpulan selalu
berpotensi memiliki ketidaksamaan pendapat. "Kami dari pihak
kepolisian selalu memetakan potensi terjadinya konflik,".
Yang
dimaksud di antaranya adalah ketidak netralan dan tidak proffesional
penyelenggara pengawas dan aparat keamanan, konflik birokrasi dalam pilkada,
para kandidat lebih andalkan egoisme, mobilisasi politik, praktek premanisme
politik dan pemaksaan kehendak, manipulasi dan kecurangan hitung suara hasil
pilkada, dualisme pengurusan parpol, permasalahan politik uang, intoleransi
menjadi isu kampanye, belum dapat menerima hasil pilkada, dan sengketa pilkada.
Untuk
mengamankan potensi terjadinya hal tersebut, pihak kepolisian juga sudah
membentuk delapan asta siap yaitu siap pilun, siap posko, siap latpraops, siap
kondisi kamtibmas, siap masyarakat, siap kuat personel, siap sarpras, dan siap
anggaran.***(SP/LKBK65).
Gambar : Dokumen Humas Polda Kalbar untuk LKBK65.
_________
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI
HARUS SEIZIN TERTULIS DARI
REDAKSI, HAK
CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
__________






Post a Comment