KETAPANG – Menanggapi
keluhan konsumen tentang air dari PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) selalu
keruh, Pjs. Direktur PDAM Ketapang, Kalimantan Barat, Juta, ST, beserta jajaran
pimpinan perusahaan milik Pemkab Ketapang itu mohon maaf, dan menghimbau agar
air tersebut sebelum dipakai supaya diendapkan, demikian juga untuk air minum
agar dimasak terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.
“Pada saat ini banyak hal yang menyebabkan kualitas air
PDAM teresbut menjadi keruh, terutama turunnya air gambut ketika musim hujan
datang, sebab bangunan pengolahan kita tidak dirancang untuk air gambut, tapi untuk
air baku yang normal, hingga kita kerepotan untuk mengolah air gambut tersebut”,
terang Juta kepada media ini, Senin (12/03/2018) siang.
Selanjutnya dikatakan Juta, hal lain adalah, karena
keterbatasan sarana prasarana seperti alat alat instrumen pengukurannya. “Nah
kedepan kita ada bekerja sama dengan LIPI Jakarta untuk membangun sistem
prototipe peningkatan kualitas air PDAM serta instrumen pengukurannya”, katanya.
Selain itu menurut Juta, pihaknya akan meninjau
kembali sarana prasarana proyek Riam Berasap. Dan untuk penanggulangan air PDAM
terinterusi air asin ketika musim kemarau melalui SDA Kementerian PU sudah
melaksanakan pembangunan intake air baku di daerah Tanjung Pasar tepatnya di
Terusan Seebar dengan jarak kurang lebih 14 km dari Mulia Baru atau dari instalasi
PDAM di Kecamatan Delta Pawan.
Sementara itu Juta juga menjelaskan bahwa untuk
penambahan jaringan di tahun 2018 ini kemungkin tidak ada, “Namun kita akan
menggunakan jaringan proyek Riam Berasap. Sementara untuk penambahan sambungan
konsumen baru tahun 2018 sebanyak 1000 sambungan yang dipasang diwilayah
pelayanan Delta Pawan dan Benua Kayong, dan untuk Kecamatan Kendawangan
sebanyak 200 sambungan baru”, ungkap Juta.
Kemudian menyinggung tentang tugas tugas PDAM Ketapang,
bahwa menurut Juta, ada 2 tugas penting PDAM Ketapang, sesuai pasal 3 Peraturan
Bupati Nomor 63 Tahun 2005 huruf a dan b, yakni melayani kebutuhan dasar
masyarakat akan air bersih yang sehat dan layak minum. “Selanjutnya
melaksanakan tugas yang dibebankan Bupati kepada PDAM yang berkenaan dengan
pelayanan air minum”, ujarnya.
Juta juga menjelaskan bahwa Program PDAM Ketapang 2018
diantaranya adalah pptimalisasi idle kapasitas dengan melaksanakan sambungan
rumah baru.
“Kemudian serja sama dengan LIPI untuk membangun
sistem prototipe peningkatan kualitas air dan instrumen pengukurannya, serta meningkatkan
SDM yang ada. Meningkatkan kualitas lingkungan kerja dan kenyamanan kerja,
dan meningkatkan prosentase penagihan rekening air”, kata Juta yang baru
diangkat sebagai Pjs. Direktur PDAM Ketapang, menggantikan Direktur lama M.
Taufik, SE, yang telah diberhentikan dengan hormat oleh Bupati Ketapang, sesuai
dengan SK Nomor 91/ekbang-B/2018, tanggal 29 Januari 2018 lalu.
Kepada media ini Juta juga menjelaskan bahwa jumlah
pelanggan lama PDAM Ketapang untuk wilayah Kecamatan Delta Pawan 6500 sr, Benua
Kayong 700 sr, Kendawangan 1400 sr, Tumbang Titi 89 sr, dan wilayah
Marau 113 sr, dan rencana untuk tahun 2018 sambungan baru 1200 sr.
“Jadi sesuai dengan kapasitas produksi dan distribusi
instalasi PDAM yang ada untuk Delta Pawan dan Benua Kayong 120 lt/detik, maka
kita masih ada sisa idle capacity 30 l/detik, tapi belum dikurangi kehilangan
air atau kebocoran, dengan demikian kita juga ada program penurunan prosentase
kehilangan air dari saat ini 49.5% menjadi 27%, semoga saja tidak ada kendala”tutup
Juta,ST selaku Pjs.Direktur PDAM Ketapang.***(Halim Anwar/LKBK65).
Gambar :
Juta, ST, Pjs. Direktur PDAM Ketapang, Kalbar.***(Ist).
______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI
HARUS SEIZIN TERTULIS
DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
_______

Post a Comment