BANDUNG – Rukmantara,54 tahun, warga Gang
Bhakti, RT02/04, Desa Karang Sembung, Kecamatan Karang Sembung, Kabupaten
Cirebon, Jawa Barat, menderita luka bakar yang tak kunjung sembuh sebagian
tubuhnya, ia tinggal di rumah yang tak layak huni memerlukan uluran tangan dermawan.
“Kami warga sekitar tempat tinggal Rukmantara
begitu prihatin dengan penderitaannya yang keadaannya kini terbaring tak mampu
untuk beraktifitas akibat kaki kanan dan luka bakar sebagian tubuh kirinya,”
kata Muhammad Yusuf, salah seorang warga Desa Karang Sembung kepada wartawan,
Jumat (05/01/2018).
Melihat keadaan Rukmantara, yang sejak
sekitar bulan September 2017 lalu mengalami luka bakar akibat kecelakaan kerja
di kawasan Bantar Gebang, Kota Bekasi, Yusuf menuturkan pihak perusahaan sempat
membawa Rukmantara ke RSCM Jakarta, namun setelah ada kemajuan kesehatannya
Rukmantara dipindah ke RSUD Kota Bekasi.
“Setelah dari RSUD Kota Bekasi, Rukmantara
pulang ke kampung untuk dirawat jalan, namun karena sudah tidak bekerja dan
tidak memiliki keuangan, akhirnya BPJS Rukamntara tidak terbayar dan kini tidak
dapat berobat lagi yang akhirnya luka bakar yang dialaminya justru semakin
parah dan mengkhawatirkan,” terangnya.
Warga sekitar desa yang terus berupaya
membantu seadanya, akhirnya Yusuf berinisiatif menyampaikan keadaan Rukmantara
yang membutuhkan uluran tangan dan pertolongan kepada anggota DPRD Provinsi
Jawa Barat.
“Saya informasikan dan kirim data serta
foto-foto Rukmantara kepada Pak Syahrir untuk memohon bantuan pengobatan.
Alhamdulillah Pak Syahrir begitu respon dan cepat menyambutnya bahkan Dinas
Kesehatan Provinsi Jawa Barat langsung mengkontak Dinkes Kabupaten Cirebon
untuk segera menangani Rukmantara,” ungkapnya.
Sementara, H.Syahrir,SE, yang dikonfirmasi
terkait bantuan untuk Rukmantara mengaku prihatin begitu mendapat informasi
dari Yusuf, bahwa pria duda ditinggal meninggal istrinya dan memiliki seorang
putra Baharudin,19 tahun, harus berjuang dalam kesakitan karena tidak mampu
untuk berobat.
“Saya begitu terkejut dengan keadaan
Rukmantara, informasi ini sudah kita tindaklanjuti ke Dinkes Provinisi Jabar
untuk segera membantu dan menangani Rukmantara agar mendapatkan perawatan medis,”
kata Syahrir.
Menurut Syahrir yang merupakan Ketua Komisi I
DPRD Jabar ini, kini Dinkes Jabar dan Dinkes Kabupaten Cirebon telah menangani
Rukmantara. “Secepatnya Dinkes akan menangani medis Rukmantara, saat ini masih
dilakukan koordinasi untuk penanganannya. Nanti biar Dinkes yang memutuskan di
RS mana Rukmantara dirawat,” katanya.
Bagi kita lanjut anggota DPRD Jabar dari
Daerah pemilihan Kabupaten Bekasi ini, tidak boleh ada warga Jawa Barat yang
sakit karena tidak mampu membayar rumah sakit. “Semua warga Jabar harus mendapatkan
pelayanan kesehatan. Meski tidak memiliki kemampuan membayar Pemprov Jabar
wajib membayar dan memberikan pelayanan yang terbaik pada rakyatnya,” ucap
Wakil Ketua DPD Gerindra Jabar ini.***(Kur/LKBK65).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
______


Post a Comment