KETAPANG – Bagi sebuah perusahaan, masalah
lingkungan hidup menjadi hal utama sebagai syarat untuk mengekspor barang
produksinya. Logikanya , jika kegiatan lingkungan hidupnya tidak bermasalah
maka perusahaan bisa melakukan ekspor dan terbukti WHW telah mampu melakukan
ekspor bahkan menembus angka 1,1 juta ton
Demikian
pernyataan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Lingkungan Hidup Kabupaten
Ketapang, Ir. H. Sukirno saat dimintai pendapat mengenai keberadaan PT Well
Harvest Winning Alumina Refinery (WHW AR) di Kabupaten Ketapang, Kalimantan
Barat pada Rabu, (6/12/2017).
"Kalau
dia (WHW AR) bisa melakukan ekspor artinya urusan lingkungannya tidak ada
masalah. Karena ada indikatornya yang apabila tidak terpenuhi bisa membuat
ekspornya di stop," kata Sukirno.
Sukirno
mengatakan, walau WHW AR sempat mengalami kendala ketika ingin mengajukan
ekspor yaitu pada masalah ijin limbah dalam kegiatan produksi. Namun hal
tersebut bisa langsung diselesaikan setelah dinas lingkungan hidup melakukan
verifikasi.
"Kemarin
terkendala satu itu, tapi kita verifikasi, kita cek dan kita berikan, sehingga
mereka (WHW) bisa melakukan ekspor. Hanya satu itu saja kendalanya, tapi sudah
kita selesaikan karena masalahnya juga tidak terlalu serius dan sebelumnya juga
mereka sudah melakukan ekspor," kata Sukirno.
Menurutnya,
keberadaan WHW AR secara umum memberikan dampak positif bagi masyarakat di
Kalimantan Barat. Karena dengan melakukan ekspor, artinya sudah ada output yang
diberikan untuk masyarakat dan lingkungan sekitar.
"Kalau
secara khusus di lingkungan berarti tidak ada masalah. Positif. Karena sampai
hari ini aman, tidak ada informasi yang negatif," kata Surkino.
Sementara
itu, Direktur WHW AR, Stevi Thomas mengatakan, dalam menjalankan produksinya
WHW AR tetap bertanggungjawab terhadap kegiatan lingkungan yang ada di sekitar
pabrik dan di masyarakat. WHW sendiri telah menyediakan gudang TPS Limbah B3
untuk menampung setiap limbah hasil produksi.
"Kami
juga melakukan pengukuran kualitas udara, melakukan pemantauan flora dan fauna,
serta mengambil sampel air untuk diteliti," kata Stevi.
Sebelumnya,
WHW AR dalam kurun waktu satu tahun telah melakukan ekspor 1,1 juta ton alumina
ke sejumlah negara. Ekspor ini melengkapi target yang ditentukan WHW AR yaitu 1
juta ton per tahun.
Ekspor
alumina milik WHW AR masih ke negara Tiongkok, dan berharap dapat tersebar
hingga ke seluruh dunia.***(SP/LKBK65).
Gambar : (1). Pabrik PT. WHW Alumina Refinery (2). Fasliltas
Pelabuhan PT. WHW di Kecamatan Kendawangan, Ketapang, Kalbar.***(Ist).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN
ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
______





Post a Comment