PESAGUAN - Untuk musim tanam, musim hujan tahun
2017 ini para petani didesa sungai Pelang Kecamatan Matan Hilir Selatan,
Ketapang memilih menanam varitas Padi Inpari 30, yaitu Inhibrida padi
irigasi, padahal sebelumnya mereka menggunakan inhibrida padi Rawa Inpara.
Riyoda yang merupakan sekretaris gabungan
kelompok tani desa Pelang mengaku ia telah mencoba menanam padi inpara
tahun lalu, ternyata harga jualnya tinggi.
Masyarakat menyenangi varitas inpari 30 karena rasa
nasinya enak, tidak terlalu pulen tetapi juga tidak terlalu keras. Berbeda
dengan Varitas Inhibrida padi rawa ( Inpara) yang rasa nasinya agak
keras, tetapi sering mudah basi, sehingga tidak disenangi warga.
Menurutnya pemilihan jenis padi ini penting, karena tak
hanya produksi tinggi, tetapi rasa nasi juga perlu diperhatikan agar mudah
menjualnya. Meski padi varitas irigasi, ternyata cocok saja ditanam didaerah
mereka yang gabungan antar sawah tadah hujan, rawa dan pasang surut.
“Memang para petani itu memiliki selera masing masing
untuk jenis padi ini, karena masing masing memiliki keunggulan”, papar Riyoda.***(Yudo Sudarto/LKBK65).
________
“MENGUTIP SEBAGIAN
ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
_____

Post a Comment