SELAMAT DATANG DI PORTAL LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) - UNTUK INDONESIA KAMI ADA
Home » , , , » Harry Daya, Staf Ahli Ketua DPD RI Angkat Bicara Terkait Tragedi Kemanusiaan Etnis Rohingya

Harry Daya, Staf Ahli Ketua DPD RI Angkat Bicara Terkait Tragedi Kemanusiaan Etnis Rohingya

Written By lkbk on Tuesday, September 5, 2017 | 9:29 PM

PONTIANAK – Staf Ahli Ketua DPD-RI yang juga Calon Wakil Walikota Pontianak Harry Daya menghimbau agar masyarakat Kalimantan Barat peduli namun tetap mewaspadai menyebarnya berita bohong atau hoax tragedi kemanusian etnis Rohingya yang menyebar luas di media sosial yang bertujuan memecah belah antar umat beragama.

"Tragedi atau krisis kemanusiaan terhadap etnis Rohingya itu benar terjadi dan harus segera dihentikan. Puluhan ribu korban harus segera diselamatkan, ribuan korban kelaparan dan sekarang tidak mempunyai tempat tinggal. Warga Kalimantan Barat termasuk Pemerintah Daerah diharapkan ikut membantu memberikan andil atau sumbangsih secepat mungkin," kata Harry Daya yang juga mantan Anggota Dewan Kota Pontianak ini, Selasa (05/09/2017) kepada wartawan di Kantor Perwakilan DPD RI Jalan Ayani Pontianak.

Ketua Dewan Kehormatan IWO ( Ikatan Wartawan Online) Kalimantan Barat ini juga menjelaskan bawah  pemerintah Indonesia juga sudah turun tangan ke sana termasuk dunia. 

Namun yang perlu diwaspadai, menurut pengamatan Harry, bahwa banyak sekali berita bohong atau hoax yang sengaja disebar oleh kelompok tertentu dengan tujuan memecah belah rasa persatuan dan persaudaraan di Indonesia.

 "Banyak tragedi di negara lain atau peristiwa lain dengan foto atau video ditulis bahwa itu peristiwa di Rohingya. Ada gambar ratusan orang dibakar lagi shalat subuh. Setelah diteliti itu foto tragedi kebakaran di negara Afrika. Belum lagi gambar sadis yang lain dimana tujuan kelompok-kelompok tertenu ini menginginkan antar umat dan persaudaraan di Indonesia pecah," tambah mantan wartawan senior Majalah Tempo dan pendiri Harian Suara Pemred ini.

Harry yang juga Sekretaris DPD Partai Hanura ini meminta agar pemuda dan mahasiswa di Kalbar dengan simbul semua etnis dan agama segera peduli turun ke jalan untuk menggalang bantuan kemanusian. 

"Tentu hal ini menjadi catatan bagi kita semua, agar tidak mudah percaya berita hoax. Masyarakat atau kaula muda bisa mencari kebenaran itu  dengan melihat atau membaca berita di media media online, cetak dan televisi yang terpercaya. Itupun harus hati-hati karena belakangan ini, para penjahat atau penyebar isu bohong itu sudah mulai menggunakan atau mencatut nama media ternama atau terpercaya," tambah mantan aktivis lingkungan yang dikenal dengan panggilan Superman Pontianak ini.***(SP/LKBK65).

Gambar: Harry Daya Staf Ahli Ketua DPD RI.***(Isr).
_______

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
_____
Share this post :

Post a Comment