SELAMAT DATANG DI PORTAL LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) - UNTUK INDONESIA KAMI ADA
Home » , , » Dilupakan ? Pengrajin Atap Nipah, Ini Riwayatnya

Dilupakan ? Pengrajin Atap Nipah, Ini Riwayatnya

Written By lkbk on Tuesday, September 19, 2017 | 5:54 PM

BENUA KAYONG – Para pengrajin atap daun nipah di Desa Sukabaru,  Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kalbar, kini masih tetap  eksis menjadi pengrajin. Meski banyak warga yang sudah berubah menggunakan seng untuk atap rumahnya.

Atap dari daun nipah atau dikenal dengan nama rumbia ini masih tetap digunakan warga, terutama untuk kandang ayam, kandang sapi, pondok ladang dan juga bahkan warung tradionil.

Mafis (56) nelayan Desa Sukabaru saat tidak melaut ia gunakan waktu untuk mengambil daun nipah yang banyak tumbuh disekitar desa mereka. Dengan menggunakan perahu ia susuri sungai dan muara yang banyak tumbuh daun nipah tersebut.

Menurut nelayan yang sudah puluhan tahun menjadi pengrajin atap nipah ini, meski hasilnya kecil. Lumayan untuk menambah penghasilan keluarga mereka. Permintaan akan atap daun nipah ini masih tinggi. Hanya kemampuan mereka terbatas, karena selain jauh mencari daunnya, juga tenaga pengrajin hanya mengerjakan kebanyakan orang tua tua. Anak muda enggan menggeluti profesi ini.  

Dulu selain atap nipah dia juga mengerjakan pembuatan kajang, yang digunakan untuk dinding rumah yang terbuat dari daun nipah muda (atau daun pucuk-red). Kini tak lagi ada peminatnya, karena warga desa sudah menggunakan papan atau beton untuk dinding rumah mereka.***(Yudo Sudarto/LKBK65).
_______

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
_____
Share this post :

Post a Comment