SELAMAT DATANG DI PORTAL LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) - UNTUK INDONESIA KAMI ADA
Home » , , » Diduga Habiskan Anggaran Pengamanan Ratusan Juta, Penutupan Pasar Haji Sani Semakin Semrawut

Diduga Habiskan Anggaran Pengamanan Ratusan Juta, Penutupan Pasar Haji Sani Semakin Semrawut

Written By lkbk on Friday, September 22, 2017 | 11:01 AM

KETPANG - Pasca pentupan “Pasar Haji Sani” oleh Pemkab Ketapang yang berada di Kelurahan Tengah, Kecamatan Delta Pawan, Ketapang, Kalbar, aktivitas para pedagang berjalan seperti biasa, meski sejak dibuatnya parit penghalang yang dilaksanakan kemarin malam, tak menyurutkan para pedagang untuk tetap berjualan di pasar tersebut.

Bahkan yang terjadi di sekitar Jalan KH. Mansyur yang berada di lokasi pasar menjadi sempit dan semrawut karena adanya penjual pisang dan parkiran yang alih lokasi. Para pembeli sedikit terbengong, karena mereka juga terlihat bergerombol membicarakan sesuatu, sambil melihat kondisi yang ada. 

Pemerintah Daerah meminta para pedagang agar pindah ke Pasar “Rangge Sentap” yang berada di Keluruhan Kantor, tetapi pedagang menolak dengan alasan tidak laku dan terakhir mereka tak dapat lapak di lokasi tersebut. Karena sejak mereka berada di pasar liar tersebut, para pedagang jumlahnya bertambah. Sementara yang memiliki lapak di Pasar Rangge Sentap ada yang sudah di jual belikan atau dipindah tangankan kepada pedagang lain.

Salah seorang pedagang, Amin (45) menyesalkan pemerintah tidak mendata lebih dahulu sebelum diperintahkan untuk  kembali ke Pasar Rangge Sentap itu.

Sementara salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya kepada media ini, Jumat (22/09/2017) pagi menyatakan bahwa, seharusnya Pemkab Ketapang tidak boleh gegabah melakukan penertiban kepada para pedagang yang berada di Pasar Haji Sani dan beberapa lapak lainnya yang dianggap liar itu.

“Harusnya Pemkab Ketapang melakukan revitalisasi terlebih dahulu baik terhadap Pasar Rangge Sentap maupun pasar pasar lainnya, baru kemudian melakukan penertiban, kalau sekarang dilakukan penertiban mau dikemanakan para pedagang itu, sementara pasilitasnya belum siap, sama juga bohong, dan hanya menghabiskan anggaran belanja yang diduga nilainya ratusan juta untuk pengamanan saja”, kata sumber yang tidak mau namanya disebutkan itu.***(Halim/Yudo/LKBK65).

Gambar : Pasar Ikan di Pasar Rangge Sentap.***(Ist).
_______

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
_____
Share this post :

Post a Comment