NAMROLE - Pertarungan untuk menjadi Ketua Komite Nasional
Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Buru Selatan (Bursel) kian sengit menjelang
Musda III KNPI Kabupaten Bursel, Senin (04/09/2017) nanti.
Hal ini
menyusul mendaftarnya Sekretaris Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Bursel
Elvis Ch Lahallo sebagai Bakal Calon Ketua KNPI Bursel, Rabu (30/08/2017).
Lahallo yang
merupakan Pengurus GAMKI dan AMGPM itu mendatangi Sekretariat Pendaftaran di
Penginapan Faris Namrolepukul 15.00 WIT dengan dikawal sejumlah wartawan, termasuk
Ketua PWI Kabupaten Bursel Taufik Hidayat Tuanaya dan Ketua IWO Kabupaten
Bursel Marlan SL.
Ketika
datang, Lahallo yang juga Wakil Ketua KNPI Kabupaten Bursel dan rombongan
langsung diterima oleh Ketua Sekretariat Pendaftaran dan Verifikasi Calon Ketua
KNPI Bursel Basir Mony.
Setelah
bercakap-cakap kurang lebih 10 menit, datang juga Calon Ketua KNPI Kabupaten
Bursel lainnya, yakni Karim Bahta.
Bahta yang
merupakan kader IPM dan IMM itu turut dikawal oleh beberapa temannya dan
langsung disambut juga oleh Basir Mony.
Tak hanya
itu, Bahta pun langsung mengambil kesempatan tersebut untuk berpose dengan
Lahallo dan disaksikan oleh para pendukung masing-masing sambil bergenggaman
tangan.
Walau
Lahallo datang duluan, tetapi Karim diberikan kesempatan untuk mengisi formulir
duluan dan dilanjutkan dengan penyerahan formulir pendaftaran secara simbolis
kepada Basir Mony dan sekitar 15 menit kemudian, Karim pun berpamitan
meninggalkan tempat pendaftaran tersebut.
Selanjutnya,
Lahallo pun melakukan proses pendaftaran dan selanjutnya menyerahkan formulir
pendaftaran secara simbolis kepada Basir Mony.
Usai
mendaftar sebagai Bakal Calon Ketua KNPI Kabupaten Bursel, Lahallo yang juga
kader AMGPM dan GAMKI Kabupaten Bursel pun berpamitan. Tetapi ketika hendak
meninggalkan Sekretariat Pendaftaran, datanglah Ketua GAMKI Kabupaten Bursel
Leksi Sigmarlatu dan fungsionaris GAMKI lainnya, Naldy Solissa dan fungsionaris
Pemuda Katholik Kabupaten Bursel Jacky Tortet yang menyambangi Sekretariat
Pendaftaran dan berpose dengan Lahallo dan Basir Mony.
Dimana,
diselah-selah berpose itu, Sigmarlatu pun beberapa kali meneriakan dukungan
kepada Lahallo yang juga kader GAMKI itu. “Inilah salah satu kader GAMKI,” kata
Sigmarlatu sambil bergenggaman tangan dengan Lahallo, Naldy Solissa, Jacky
Tortet dan Basir Mony.
Sementara
itu, ketika menerima pendaftaran Bahta dan Lahallo, Basir Mony mengaku gembira
dengan minat para pemuda di Kabupaten Bursel yang begitu bersemangat untuk
membangun pemuda di Kabupaten Bursel secara khusus dan seluruh masyarakat
Kabupaten Bursel secara umum.
“Kami
memberikan apresiasi kepada semua pemuda yang mendaftar dan tetap kami terima.
Apalagi, yang mendaftar ini mempunyai dukungan OKP dan bukan pemuda yang
diambil dari pasar-pasar,” kata Mony.
Lebih
lanjut, Mony mengaku bahwa sebelum Bahta dan Lahallo mendaftar, sudah ada lima
orang pendaftar lainnya yang telah mendaftar lebih dahulu, yakni Rido Behuku
dari GAMKI, Arman Solissa dari Pemuda Muhammadiyah, Musa Belatu dari HMI, M
Nasir Huath dari FORKOT dan Julkifli Tomnussa dari HMI.
“Jadi,
sampai saat ini sudah ada tujuh orang yang mendaftar, yakni Rido Behuku, Arman
Solissa, Musa Belatu, M Nasir Huath dan Julkifli Tomnussa pada hari-hari
sebelumnya dan hari ini ditambah dua lagi pendaftar, yakni Karim Bachta dan
Elvis Ch Lahallo,” ungkapnya.
Lebih lanjut
Mony memprediksi bahwa selain ketujuh pemuda terbaik Kabupaten Bursel yang
sudah mendaftar tersebut, kemungkinan aka nada lagi pendaftar lain yang akan
pula mendaftarkan diri untuk berkompetisi dalam Musda KNPI Kabupaten Bursel
nantinya.
“Selain
ketujuh pendaftar ini, kemungkinan aka nada pendaftar lagi. Dimana, salah satu
pemuda yang akan mendaftar lagi ialah Jali Sigmarlatu yang sebelumnya sudah
menghubungi saya untuk nantinya yang bersangkutan juga mau mendaftar,”
terangnya.
Sedangkan,
Bahta ketika mendaftar mengklaim sebagai putra daerah yang punya niat tulus
untuk membangun pemuda di Kabupaten Bursel kedepan.
“Beta selaku
putra daerah, pemuda Bursel, semua pasti sudah tahu bahwa niat saya ingin
membangun pemuda Bursel,” katanya.
Apalagi,
lanjutnya, selama ini pemuda di Kabupaten Bursel belum menorehkan prestasi
gemillang dalam pembangunan pemuda.
“Karena
pemuda Bursel sampai saat ini saya lihat belum ada sesuatu yang memang
menorehkan prestasi yang baik. Olehnya, saya sebagai pemuda Bursel, saya ingin
menorehkan prestasi itu,” ujarnya.
Terkait itu,
dirinya berharap kompetisi yang akan terbangun saat Musda nanti dapat berjalan
secara demokratis.
“Saya pingin
kompetitor ini, semua kontestan harus bertarung secara sehat dan demokratis
agar proses kedepan ini jangan lagi diciderai oleh hal-hal yang tidak kita
inginkan bersama,” harapnya.
Sementara
itu, Lahallo kepada wartawan usai mendaftar mengaku bahwa sebagai pemuda di
Kabupaten Bursel dirinya ingin membangun pemuda di Kabupaten Bursel kearah yang
lebih baik.
“Pemuda di
Kabupaten Bursel kedepan harus menjadi pemuda-pemuda yang tahu tanggung
jawabnya untuk membangun pemuda secara khusus di Kabupaten Bursel dan daerah
yang kita cintai ini secara menyeluruh. Sebab, selama ini banyak pemuda yang
lebih mengedepankan hak dan lupa kewajiban,” kata Lahallo.
Padahal,
tambahnya, pemuda adalah agen perubahan dan merupakan mitra pemerintah yang
seharusnya memiliki ide-ide cemerlang yang bisa diimplikasikan dan
dikontribusikan bagi daerah ini.
“Sebab,
bicara membangun Kabupaten Bursel ini kedepan, bukan semata-mata ttanggung
jjawab pemerintah, tetapi perlu dukungan pemuda yang punya ide-ide cemerlang
dan aktif berkontribusi, bukan aktif menuntut hak tanpa tahu kewajibannya
sebagai pemuda. Jadi, kalau mengklaim diri sebagai agen perubahan, ya
perubahan-perubahan itu harus diwujudkan secara nyata dan bukan hanya
dikampanyekan,” paparnya.
Terlebih
lagi, pemuda-pemuda di Kabupaten Bursel selama ini sepertinya lebih banyak
mengurus hal-hal yang kurang penting seperti gejolak-gejolak sepele di internal
pemuda dan mengabaikan berbagai persoalan daerah ini yang sebenarnya
membutuhkan sikap tanggap dan kontribusi lebih para pemuda yang harusnya pro
aktif dalam berfikir dan pro aktif dalam aksi kerjanya.***(SP/LKBK65).
Gambar: Documen Ikatan Wartawan Online (IWO)
Kabupaten Bursel (Buru Selatan) untuk LKBK65.
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
______

Post a Comment