SELAMAT DATANG DI PORTAL LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) - UNTUK INDONESIA KAMI ADA
Home » , , , » Ratusan Massa Dari Desa Perigi Jelai Hulu Portal Jalan PT.Falcon Agri Persada, Ini Masalahnya

Ratusan Massa Dari Desa Perigi Jelai Hulu Portal Jalan PT.Falcon Agri Persada, Ini Masalahnya

Written By lkbk on Wednesday, August 2, 2017 | 4:34 PM

JELAI HULU-Ratusan massa dari Desa Perigi Kecamatan Jelai Hulu, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat,telah melakukan pemortalan jalan masuk ke kantor divisi pupuk dan pembibitan estate 2 afdeling 5-6 serta lahan perkebunan kelapa sawit blok A-B, PT.Falcon Agri Persada Firs Resources di Dusun Perigi Desa Perigi Jelai Hulu,Rabu (02/08/2017) pagi.

Ratusan warga yang memportal jalan masuk perkebunan itu merupakan masyarakat setempat yang telah menyerahkan lahan kemitraan kepada PT. FAP First Resources sejak tahun 2008 silam, namun hingga saat ini mereka belum mendapat hasil kemitraan,padahal perusahaan itu telah melakukan panen kelapa sawit.

Selain itu, masyarakat juga telah menyatakan keluar dari keanggotaan koperasi kemitraan perkebunan, sebab mereka mengangap pengurus koperasi tidak serius memperjuangkan nasib masyarakat yang telah menyerahkan lahan, dan hingga saat ini belum ada kejelasan calon petani calon lahannya.

Hingga berita ini diturunkan manajemen perusahaan belum memberikan jawaban terhadap tuntutan masyarakat tersebut, karena pihak manajemen akan berkordinasi dulu dengan pimpinan tertingginya.***(Riawan/LKBK65).

Gambar: Ratusan masyarakat Desa Perigi Kecamatan Jelai Hulu, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat,telah melakukan pemortalan di PT.Falcon Agri Persada Firs Resources,Rabu (02/08/2017) pagi.***(Ist).
_______

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
______
Share this post :

+ komentar + 2 komentar

October 17, 2018 at 2:25 PM

Tq kami harapkan trus beritakan seputar usaha kelapa sawit di kalbar agar dunia melihat, mana perusahaan yg baik dan yg tidak baik

October 17, 2018 at 2:26 PM

Dan terus awasi juga tentang penerapan RSPO dan ISPO oleh perkebunan

Post a Comment