SELAMAT DATANG DI PORTAL LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) - UNTUK INDONESIA KAMI ADA
Home » , , » Meski Panen, Harga Beras di Beberapa Desa di Benua Kayong Masih Rp. 9000 Perkilo Gram

Meski Panen, Harga Beras di Beberapa Desa di Benua Kayong Masih Rp. 9000 Perkilo Gram

Written By lkbk on Wednesday, August 9, 2017 | 6:35 PM

BENUA KAYONG – Meski sudah mulai panen, tetapi harga beras di tingkat petani hingga kini tetap tinggi, hal ini sangat menguntungan bagi petani. Di sejumlah daerah diantaranya Sei Kinjil, Kinjil Pesisir dan Desa Sukabaru  yang sudah mulai panen, rata rata petani menjual berasnya seharga Rp. 9000 per kg.

“Kalaupun ada penurunan harga jual, nilainya tipis Rp. 8000”, kata Mutayam, petani dari  desa Sei Kinjil, Kecamatan Benua Kayong Kabupaten Ketapang, Kalbar, kepada media ini.

Para petani menjual langsung ke toko, warung atau penggilingan padi, itupun dalam jumlah keil paling paling 50 – 100 kg, sekedar untuk keperluan mendesak, karena mereka menjual berasnya secara bertahap sesuai keperluan.

Bagi petani Desa Sei Kinjil Pesisir, bertanam padi di desa mereka sudah menjadi penghasilan utama, karena mereka sudah dapat menanam dua kali dalam setahun. Hanya arealnya yang tidak bisa bertambah, karena desa mereka termasuk desa sempit yang sulit untuk memperluas lahannya.

Tiap ukur, yaitu lebar 10 depa dan panjang 10 depa, petani bisa mencapai hasil gabah 40 gantang atau 50 gantang, satu gantangnya 2,8 kg atau bila dikonpersikan pada satuan hektar produksinya padi dapat menapai 4 sampai 5 ton per hektar.***(Yudo Sudarto/LKBK56).

Gambar : Para petani di Sei Kinjil panen padi.***(Ist).
_______

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
______
Share this post :

Post a Comment