MERAUKE - Tim Ekspedisi NKRI Subkorwil-2/Mappi membantu proses
evakuasi warga di pelabuhan Obaa pada Kamis (24/8/2017).
Saat itu Tim
Jelajah yang berada di pelabuhan melihat Adolfina Kimko (15thn) sedang
terbaring lemah di tandu lipat. Dengan segera para prajurit TNI peserta
Ekspedisi NKRI membantu mengangkat pasien kedalam pesawat MAV untuk di evakuasi
ke rumah sakit di Merauke.
Sebelumnya
pasien telah di rawat selama empat hari di rumah sakit Mappi. Namun alat
kebutuhan medis tidak mendukung untuk pengobatan pasien.
Demi
penanganan lebih lanjut pasien pun harus segera di bawa ke rumah sakit pusat di
Merauke.
Menurut
Imelda selaku bidan yang menangani, "Pasien menderita penurunan kesadaran
yang belum diketahui dengan pasti penyebabnya".
Warga
kampung Emete ini nantinya akan di diagnosa dan ditangani dengan alat yang
memadai pada rumah sakit pusat di Merauke, pungkasnya.
Pesawat MAV
yang memiliki muatan delapan orang ini tiga hari dalam seminggu akan mendarat
di pelabuhan Obaa. Pesawat ini akan membawa penumpang pasien yang akan di rawat
ke rumah sakit daerah di Merauke.
Di harapkan
ke depannya para pasien dapat ditangani lebih cepat dengan alat yang lebih di
distrik Obaa, sehingga tidak menunggu hingga pesawat datang untuk membawa
pasien yang membutuhkan pertolongan.
Ekspedisi
NKRI merupakan wujud sinergitas Kementerian/lembaga, TNI/Polri, Pemerintah Daerah,
kalangan pendidik dari perguruan tinggi, mahasiswa, para pencinta alam,
organisasi kepemudaan, pramuka dan didukung masyarakat setempat untuk membangun
Indonesia.
Materi yang
akan dilaksanakan Ekspedisi NKRI Koridor Papua Bagian Selatan 2017 adalah
serbuan teritorial atau pengabdian masyarakat, penelitian, dan penjelajahan.***(SP/LKBK65).
Gambar : Documen Puspen TNI untuk Portal LKBK65
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
______


Post a Comment