SELAMAT DATANG DI PORTAL LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) - UNTUK INDONESIA KAMI ADA
Home » , , » Kondisi Alam Ketapang Yang Asri Memungkinkan Untuk Memproduksi Madu Kelulut

Kondisi Alam Ketapang Yang Asri Memungkinkan Untuk Memproduksi Madu Kelulut

Written By lkbk on Tuesday, August 8, 2017 | 8:15 PM

KETAPANG-Pengetahuan tentang upaya untuk memproduksi madu dari Kelulut (Trigona Itama) harus seiring dengan pelaksanaan dalam memelihara Kelulut, menjaga lingkungan sebagai sumber madu dan memperlakukan Kelulut dalam pemeliharaan dengan baik merupakan hal yang tak bisa dipisahkan.

Hal itu dikatakan Muhammad Yasir Anshari, salah satu Tokoh Masyarakat Ketapang, Kalimantan Barat, Selasa (08/08/2017) sore kepada media ini.

“Kondisi alam Ketapang yang asri memungkin untuk itu, dan meningkatkan pemahaman masyarakat menjaga alam sekitar sangat penting”,tambah Yasir.

Dalam menunjang hal tersebut, Yasir meminta kepada pemelihara Kelulut untuk meningkatkan kapasitas dalam hal pengetahuan tentang Kelulut secara lebih mendalam dengan melakukan studi banding ke Pontianak. 

Zaka Prihatin, yang masih berstatus Mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura Pontianak telah berhasil dalam memelihara lebah Kelulut, yang berlokasi di Jalan Parit Haji Husin 2 Pontianak, dia menempatkan 60 kotak sarang kelulut dengan 5 spesis berbeda.

Menurut Zaka, Pontianak cukup potensial dalam memelihara Kelulut, dia telah menekuni nya sejak 2013, sebelum nya dia sudah memulai sejak 2009 di Selakau, Kabupaten Sambas, Kalbar.

"Hampir tidak ada kendala dalam memelihara Kelulut, asalkan saja lingkungan terjaga, udara sehat, dan sumber pakan (nektar) mencukupi" kata Zaka menjelaskan saat ditemui media ini di kediamannya

Dari sarang yang dipeliharanya, sudah memproduksi madu sekitar 100 kg per tahun, “ada penurunan produksi jika musim hujan”,kata Zaka, pria kelahiran Selakau, Kabupaten Sambas ini yang tak segan menjelaskan berbagi pengalamannya,

"Banyak hal yang sebenarnya kita abaikan, tetapi sangat penting dalam memelihara Kelulut, misalnya memanfaatkan pekarangan yang sempit agar produktif", urai Abdurahman, yang juga ikut dalam studi banding itu.***(Halim Anwar/LKBK65).

Gambar: Zaka Prihatin, Mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura Pontianak memperlihatkan penangkaran Kelulutnya kepada Abdurahman Alkadrie.***(Ist).
_______

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
______
Share this post :

Post a Comment