Oleh : Harry
Adryanto Daya (Ketua Dewan Kehormatan IWO Wilayah Kalimantan Barat)
CATATAN SUPERMAN : Ucapan menusuk jantung insan pers,
yang dilakukan Kapolres Waykanan AKBP Asrul Kurniawan tentu sudah sangat diluar
batas. Membandingkan karya jurnaslis cetak dan teve dengan gambar atau video
tidak senonoh, sebuah pelecehan tingkat tinggi.
Pimpinan
polisi wilayah Waykanan Lampung ini wajib mendapatkan sanksi kode etik yang
berat, dan tidak pantas lagi menjabat sebagai pemimpin. Karena ucapannya
menandakan perbuatannya : " Dia lebih suka melihat gambar atau menonton
video porno dari pada membaca berita koran atau menonton berita di
televisi."
Dia tidak
menyadari bahwa tidak semua orang sependapat atau punya prilaku seburuk itu.
Tetapi ini juga menjadi cacatan khusus bagi masyarakat kita. Termasuk untuk
para jurnalis dan perusahaan media.
Bahwa
pernyataan yang dikeluarkan Sang Kapolres itu memang sedang trend terjadi di
semua kalangan. Bahwa banyak orang lebih doyan membaca WA, menerima kiriman
video atau gambar porno dan tentu yang lainnya yang juga positif. Seperti tips
kesehatan, kecantikan, kehidupan, agama, info berita dan lainnya termasuk
gambar atau vedio lucu. Belum lagi jika masuk ke dunia facebook, IG, Youtobe,
Line, video games, dan banyak lagi.
Artinya,
semua pihak termasuk masyarakat, khususnya para guru dan orangtua harus
waspada dengan trend virus dunia maya yang sedang menjalar kemana mana saat
ini.
Sedangkan
Media dengan para jurnalisnya harus dituntut lebih peka, cekatan dan
profesional menghadapi lajunya arus dunia digital dan online. Perusahaan Media
harus memiliki SDM jurnalis yg tajam dan berani mengungkap kebenaran dan
melarang dengan keras jika bertindak tidak profesional saat menjalan tugas
jurnalisnya.
Karena tidak
benar apa yang dikatakan AKBP Budi Asrul Kurniawan jika media tidak dibutuhkan
lagi di masyarakat, karena masyarakat atau negara ini sangat membutuhkan media
yang berani mengungkap kebenaran untuk menjaga keadilan. Dan itu dibutuhkan
wartawan atau seorang pemimpin berjiwa Superman !!!!***(LKBK65).
Gambar: Documen Harry Daya.
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
______

Post a Comment