SELAMAT DATANG DI PORTAL LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) - UNTUK INDONESIA KAMI ADA
Home » , , , » Ini Beberapa Kuliner Khas Ketapang Yang Ekstrim Nan Menggoda Selera

Ini Beberapa Kuliner Khas Ketapang Yang Ekstrim Nan Menggoda Selera

Written By lkbk on Thursday, August 3, 2017 | 5:19 PM

KETAPANG-Dalam beberapa tahun terakhir, kuliner bahkan menjadi daya tarik pariwisata di nusantara . Kab etapang sebagai daerah yang tua memiliki banyak khasanah kuliner ini yang perlu kita gali  Sayangnya, beberapa jenis kuliner ekstrim ini terancam dipatenkan oleh negara asing, seperti budu, Cin calo, ikan peda,asam pedas,rebung masam, pekasam ikan dll

Bioteknologi pangan yang dikembangkan di abad ini ternyata warisan budaya kita telah mengenalnya sejak lama. Bioteknolgi yang pemanfaatan makhluk hidup seperti bakteri, fungi, virus, dan lain-lain maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa ternyata nenek moyang kita sudah mengembangkannya sejak lama.

Di kalangan masyarakat pesisir Kalimantan salah satu kuliner yang berasal dari teknologi bio adalah Budu. Bahkan di Malaysia kuliner ini telah di patenkan menjadi salah satu kuliner khas Malaysia.

Budu adalah makanan yang berasal dari fermentasi ikan kecil yang dicincang halus, kemudian di beri garam dan di fermentasi. Jadilah cairan hitam, hamis yang kalau dimasak bisa menghasilkan aroma khas dan menimbulkan rasa enak dan meningkatkan nafsu makan.

Fermentasi dari ikan busuk ini menghasilkan penguraian protein, asam amino menjadi DHA , pepsin, peptida yang bersifat hormon dan merangsang nafsu makan.

Konon teknologi ini berasal dari expidisi Cheng Ho yang mengandalkan awetan ikan ini, sehingga mereka dapat bertahan berbulan bulan di lautan lepas sebelum mendarat atau dapat suplay makanan.

Cin calo lebih terkenal lagi sekarang sudah banyak beredar di supermarket, bahkan di Filipina, Jepang dan Australia juga  terdapat makanan khas dari udang ini.

Sedangan pekasam fermentasi yang menggunakan ikan besar yang diberi garam dan nasi sebagai media. Pekasam ini juga memiliki kasiat untuk menambah nafsu makan, dan memperkaya protein dengan asam amino.***(Yudo Sudarto/LKBK65).

Gambar: Cin calok.***(Ist).
_______

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
______
Share this post :

Post a Comment