MANIS
MATA-Officer Corporate Affairs
perusahaan perkebunan kelapa sawit PT.Harapan Sawit Lestari (HSL) yang berada
di Kecamatan Manis Mata, Ketapang, Kalimantan Barat,melalui Siaran Persnya,
Rabu (07/06/2017) sore membenarkan telah
terjadi insiden fatal terhadap seorang anak dari karyawan perusahaan
tersebut,Sabtu (06/06/2017) sekitar siang.
Seperti dikutip
dari Media Online KetapangNews.com,bahwa telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang
merengut nyawa Putri Yanti Mezak (11) di jalan poros kilometer 11 Blok HI 21/22
Kebanteng Estate PT Harapan Sawit Lestari (HSL) Cargill Group Desa Asam Besar
Kecamatan Manis Mata.
Kecelakaan itu
terjadi antara kendaraan roda dua merk Mio dengan kendaraan roda enam Dump Truck
Hino,Nomor Polisi KB 9901 GP milik PT HSL dengan kode perusahaan TS 52 Kemuning
Estate.


Dump truck
yang di kendarai Joko Handoyo (41) karyawan PT HSL melaju di jalan poros dari
arah Manis Mata menuju ke Kebanteng Estate dengan kecepatan 60 Km perjam.
Ketika
sampai di perempatan jalan Km 11 Blok HI 21/22 sopir kurang hati-hati bahwa ada
kendaraan Yamaha Mio yang di kendarai oleh Zeki Mezak (13) membonceng adiknya
Putri Yanti Mezak (11) dari arah Paku Juang Estate menuju Manis Mata sedang
memotong jalan melewati perempatan. Sopir Dump Truck kehilangan kendali
kemudian menabrak bagian sepeda motor tersebut.
Akibat kecelakaan
itu Putri Yanti Mezak mengalami luka-luka dan patah kaki sebelah kiri, kemudian
akhirnya meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara abang kandungnya Zaki
Mezak hanya mengalami luka ringan.
Menurut
Keterangan Joko Handoyo (supir) bahwa mobilnya berasal dari Kemuning Estate
menuju ke Bagan Kusik Estate dengan tujuan mengambil barang yang di perintahkan
dari pihak perusahaan.
Saat diperempatan
tiba-tiba melintas dua buah sepeda motor. Sepeda motor yang didepan di kendarai
oleh kedua orangtua korban, menyusul dibelakangnya dikendarai oleh abang dan
korban.
“Karena
tidak melihat akhirnya kami menabrak sepeda motor yang di kendarai korban.
Setelah kejadian kami langsung meneruskan perjalanan karena takut akan hal-hal
yang tidak di inginkan,” jelas Handoyo kepada wartawan KetapangNews.
Berkaitan dengan peristiwa tersebut Officer Corporate
Affairs PT.Harapan Sawit Lestari melalui Siaran Persnya kepada Portal LKBK65,menjelaskan bahwa saat ini, manajemen
di lapangan memberikan dukungan dan bantuan kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Pihak Kepolisian saat ini
tengah melakukan investigasi,dan perusahaan sepenuhnya bekerja sama untuk
mencari penyebab kecelakaan ini. Kami akan sebisa mungkin menginformasikan
lebih lanjut perkembangan proses investigasi. Dan dalam masa sulit ini,
perusahaan menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam dan teriring perhatian
serta doa kepada keluarga yang ditinggalkan”,terang Officer Corporate
Affairs.***(Halim Anwar/LKBK65).
Gambar: Illustrasi.***(Istimewa).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
______

Post a Comment