SELAMAT DATANG DI PORTAL LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) - UNTUK INDONESIA KAMI ADA
Home » , , , » Diduga Akan Dikirim ke Ketapang, Ratusan Detonator Bom Diamankan Petugas Bandara Hasanudin

Diduga Akan Dikirim ke Ketapang, Ratusan Detonator Bom Diamankan Petugas Bandara Hasanudin

Written By lkbk on Monday, June 12, 2017 | 11:44 PM

PONTIANAK Seperti diberitakan oleh sejumlah media cetak,elektronik, maupun media online,Minggu (11/06/2017) kemarin, bahwa petugas Bandara Internasional Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan,telah berhasil menggagalkan pengiriman 500 detonator bom yang dibawa oleh petugas PT.Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) yang terpaket rapi dalam sebuah kardus ke Pontianak,Kalimantan Barat.

Terbongkarnya kasus ini ketika petugas X-Ray mencurigai isi paket yang dibawa oleh kurir JNE dalam lima bungkus kue, ternyata setelah dilakukan pembongkaran, paket tersebut berisikan rausan detonator atau alat pemicu bom.

Hasil penyelidikan Polisi setempat bahwa paket ratusan pemicu bom itu dikirim oleh seseorang warga yang bernama H. Jamaludin beralamat di Jalan Daeng Karamang, Sungguminasa, Kabupaten Goa Sulawesi Selatan. Paket itu akan dikirim dengan menggunakan pesawat Garuda GA-611 tujuan Pontianak, dan saat ini ratusan denonator itu telah diamankan Kepolisian Kawasan Bandara Internasional Hasanudin Makassar untuk dilakukan penyelidikkan lebih lanjut.

Sementara itu, Kapolda Kalimantan Barat melalui Kabid Humasnya Sugeng Hadi Sutrisno, ketika dikonfirmasi,Senin (12/06/2017) malam, tentang kasus tersebut menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan dan penyidikan dari Polda Sulawesi Selatan.

Demikian juga siapa siapa pelaku yang terlibat dalam pengiriman dan penerima paket ratusan detonator itu diakui Sugeng, hingga saat ini Polda Kalbar belum mendapat konfirmasi lebih lanjut dari Polda Sulawesi Selatan.

Namun perkembangan terakhir dari sumber yang dapat dipercaya bahwa ratusan alat pemicu bom itu akan dikirim ke alamat seseorang yang berada di Ketapang, Kalimantan Barat, yang diduga detonator tersebut akan dijual kepada nelayan di daerah itu untuk dipergunakan sebagai alat pengeboman ikan.***(Halim Anwar/LKBK65).

Gambar: Ilustrasi.***(Ist).
_______

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
______


Share this post :

Post a Comment